Resmikan Jalan Poros Ekonomi, Bupati Sujiwo: Karya Bakti TNI Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Editor: Redaksi author photo

 Resmikan Jalan Poros Ekonomi, Bupati Sujiwo: Karya Bakti TNI Dongkrak Ekonomi Warga
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur berbasis kerakyatan melalui kolaborasi dengan TNI. Hal tersebut disampaikannya saat peresmian Jalan Poros Ekonomi hasil Karya Bakti TNI, kolaborasi Pemkab Kubu Raya bersama Kodam XII/Tanjungpura. (8/1/2026). 


“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kubu Raya, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pangdam XII/Tanjungpura beserta jajaran. Alhamdulillah kolaborasi ini sudah terbangun sejak tahun lalu melalui Karya Bakti TNI dan TMMD di Kecamatan Kakap,” ujar Sujiwo.


Bupati mengungkapkan, pada tahun ini Pemkab Kubu Raya memastikan adanya tiga kegiatan lanjutan Karya Bakti TNI. 


Salah satunya pembangunan akses jalan dari Desa Ambawang menuju Tembang Kacang, termasuk dukungan dari Batalyon ATP untuk membantu percepatan akses wilayah tersebut.


Menurut Sujiwo, pola pembangunan melalui mekanisme Karya Bakti TNI terbukti jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan sistem kontraktual. Ia menyebut, dengan anggaran dan spesifikasi yang sama, pembangunan jalan melalui kontraktor hanya mampu mencapai 1,7 kilometer, sementara melalui Karya Bakti TNI dapat mencapai hingga 3,5 kilometer.


“Bayangkan, dengan anggaran dan spek yang sama, hasilnya bisa dua kali lipat lebih. Inilah yang membuat kami sebagai kepala daerah sangat tertarik dan memastikan setiap tahun akan ada program Karya Bakti,” tegasnya.


Sujiwo menjelaskan, pembangunan jalan tersebut secara sengaja diberi nama Jalan Poros Ekonomi karena memiliki pesan moral dan tujuan jangka panjang. Jalan ini diharapkan menjadi pemicu pergerakan ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


“Kalau jalan poros ini mulus, pergerakan ekonomi akan terjadi. Ketika ekonomi bergerak, peluang usaha muncul, pertumbuhan ekonomi meningkat, kesejahteraan masyarakat naik, kualitas pendidikan dan kesehatan membaik, pengangguran turun, dan angka kemiskinan ikut menurun,” jelasnya.


Selain fungsi ekonomi, jalan tersebut juga menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat, termasuk transportasi anak-anak sekolah, tenaga pendidik, dan tenaga kesehatan.


Bupati Sujiwo menekankan bahwa manfaat terbesar dari Karya Bakti TNI bukan hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat merasa lebih tentram dan tenang. Terjadi kolaborasi yang nyata dan manunggalnya TNI dengan rakyat. Ini nilai yang sangat penting bagi kami,” pungkasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini