Panitia Matangkan Persiapan Festival Melayu ke-4 Kabupaten Sekadau

Editor: Redaksi author photo

Panitia Matangkan Persiapan Festival Melayu ke-4 Kabupaten Sekadau
KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU)  – Panitia Pelaksana Festival Melayu ke-4 Kabupaten Sekadau terus mematangkan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan yang akan berlangsung pada 31 Januari hingga 3 Februari 2026.


Ketua Panitia Pelaksana Festival Melayu ke-4 Kabupaten Sekadau, Abang Irwandi, saat diwawancarai Kamis siang tgl (30/1/2026), mengatakan Festival Melayu merupakan agenda resmi Dewan Pimpinan Daerah Majelis Adat Budaya Melayu (DPD MABM) Kabupaten Sekadau yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun.


“Festival Melayu ini merupakan agenda DPD MABM Kabupaten Sekadau dalam rangka pelestarian seni, adat, dan budaya Melayu.


Berdasarkan rapat panitia pada 6 Januari 2026, kami telah membentuk struktur kepanitiaan dan mempersiapkan pelaksanaan Festival Melayu yang keempat ini,” kata Abang Irwandi.

Ia menjelaskan, Festival Melayu ke-4 Kabupaten Sekadau akan dilaksanakan selama empat hari, mulai tanggal 31 Januari sampai dengan 3 Februari 2026.


“Adapun cabang lomba yang dipertandingkan ada enam tangkai, yaitu Dendang Melayu, Tari Japin Kreasi, lomba bertutur, lomba bersyair, lomba berbalas pantun, serta lomba busana Melayu anak-anak,” ujarnya.


Terkait persiapan lainnya, panitia juga telah melakukan audiensi dengan Bupati Sekadau serta Kapolres Sekadau guna membahas dukungan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung.


“Kami sudah beraudiensi dengan Bapak Bupati Sekadau dan Kapolres Sekadau terkait pengamanan dan teknis pelaksanaan, agar Festival Melayu dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” katanya.


Selain bertujuan melestarikan budaya Melayu, Festival Melayu ke-4 Kabupaten Sekadau juga memberikan dampak positif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

 

Panitia telah menyiapkan  stan-stan UMKM yang seluruhnya telah terisi oleh pelaku UMKM lokal.

Salah seorang pedagang UMKM, Parto, mengaku sangat berterima kasih dengan adanya Festival Melayu Sekadau karena dinilai membantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil.


“Kami sebagai pedagang UMKM sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan Festival Melayu ini. Pengunjung ramai, dagangan kami lebih laku, dan kegiatan seperti ini sangat membantu ekonomi kami,” ujar Parto.


Ia berharap kegiatan Festival Melayu dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang dan dikenal masyarakat luas.


Abang Irwandi menambahkan, selain perlombaan budaya, rangkaian kegiatan Festival Melayu juga akan diisi dengan jalan sehat dan senam aerobik yang dilaksanakan pada hari Minggu di halaman Rumah Melayu.


“Pada malam penutupan, Insya Allah kegiatan akan dimeriahkan oleh artis lokal asal Pontianak, Ali Akbar Kemarauan,” tambahnya.


Terkait pendanaan, Abang Irwandi menjelaskan bahwa anggaran Festival Melayu ke-4 Kabupaten Sekadau bersumber dari dana hibah Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau yang telah diserahkan kepada MABM Kabupaten Sekadau.


“Dana hibah tersebut akan kami kelola sebaik mungkin untuk menyukseskan Festival Melayu ini,” ujarnya.


Festival Melayu ke-4 Kabupaten Sekadau tahun 2026 mengusung tema "Menjunjung Tuah, Menjaga Marwah" sebagai komitmen untuk menjaga nilai adat, budaya, dan jati diri Melayu di Kabupaten Sekadau. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini