KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar operasi pasar LPG bersubsidi 3 kilogram di sela kegiatan Musrenbang sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait tingginya harga dan kelangkaan gas melon di sejumlah wilayah. (27/1/2026).
Operasi Pasar Gas Melon, Bupati Sujiwo Tekankan Harga LPG 3 Kg Tak Boleh Mencekik Rakyat
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan operasi pasar ini bertujuan menstabilkan harga agar tidak memicu gejolak sosial. Ia menekankan pangkalan wajib menjual LPG sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.500, sementara pengecer masih diberi toleransi margin wajar.
“Kalau pangkalan sudah menjual di atas HET, lalu pengecer mengambil untung terlalu besar, akhirnya harga bisa tembus Rp27 ribu hingga Rp35 ribu. Ini yang tidak boleh, karena sangat memberatkan masyarakat kecil,” tegas Sujiwo.
Pemkab Kubu Raya bersama TNI dan Polri berkomitmen mengawasi distribusi LPG agar tetap kondusif serta memastikan hak masyarakat terhadap energi bersubsidi tetap terjaga. (Tim Liputan)
Editor : Aan