-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Warga Dusun Merpati Desa Sui Kakap Ditemukan Gantung Diri, Begini Kronologisnya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Warga Dusun Merpati Desa Sui Kakap Kec. Sui Kakap Kab Kubu Raya digegerkan dengan temuan warga yang bunuh diri dengan cara gantung diri, Kejadian tersebut terjadi Pada hari Kamis tanggal 11 Februari 2021 sekitar jam 02.00 wib di Dusun Merpati Desa Sui Kakap Kec. Sui Kakap Kab Kubu Raya.

Mendengar hal itu Polsek Sungai Kakap langsung datangi tempat kejadian perkara bunuh diri dengan cara gantung diri dan diketahui korban bernama M Yanis. (49)  Warga Dusun Merpati Desa Sungai Kakap Kec Sungai Kakap, Kamis (11/02/2021).

Kronologis peristiwa bunuh diri tersebut diketahui ketika salah satu anak korban Tri Lestari terbangun saat akan mengecas handphone dan mencarinya di kamar korban, betapa terkejutnya melihat korban sudah gantung diri di kamarnya.

Lalu Tri Lestari segera menghubungi pamannya Ramdani yang merupakan adik korban dan setelah datang lalu menurunkan korban yang telah tergantung dikamarnya.

Kemudian keluarga menghubungi pihak Kepolisian dan pihak Puskesmas Sungai Kakap.

Kapolsek Sungai Kakap Iptu Suyitno membenarkan peristiwa tersebut dan menerima informasi tersebut via telepon bahwa di Dusun Merpati Desa Sungai Kakap telah terjadi gantung diri.

“Kami mendapat informasi mel;alui Handphone, mendengar hal tersebut saya perintahkan anggota untuk turun ke lokasi kejadian di Dusun Merpati Desa Sui Kakap,” terang Iptu Suyitno.

Selanjutnya Kapolsek Sungai Kakap Iptu Suyitno bersama pihak Puskesmas Sungai Kakap mendatangi rumah korban, dari hasil interograsi dan visum luar dari pihak Puskesmas diketahui bahwa benar korban meninggal murni akibat gantung diri.

Dari Pemeriksaan luar Petugas Puskesmas Korban meninggal murni gantung diri, dimana terdapat bekas jeratan tali di leher dan keluarnya sperma dari alat kelamin korban,” jelas Kapolsek.

Pihak keluarga saat ditemui sudah mengikhlaskan dengan kejadian tersebut dan pihak keluarga juga menolak korban untuk dilakukan autopsi.

Selanjutnya Jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan di pemakaman setempat. (tim liputan).

Editor : Aan

 

Komentar Anda

Berita Terkini