-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Sebanyak 322 Bintara Remaja Abit Dikmaba TNI AD Dilantik dan Diambil Sumpah Prajurit

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (SINGKAWANG) - Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, S.Sos., melantik dan menyumpah 322 orang Bintara remaja Abit Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD tahun 2020 di Tribun Lapangan Sapta Marga Rindam XII/Tpr, Jalan Pasir Panjang, Kota Singkawang, Sabtu (13/02/2021).

Upacara pelantikan ditandai dengan pelepasan secara simbolis tanda siswa dan pangkat prajurit siswa serta penyematan pangkat baru sebagai Bintara sekaligus penyerahan ijazah yang dilanjutkan pengambilan Sumpah Prajurit oleh 322 Bintara, yang dipimpin langsung Kasdam XII/Tpr.

Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Djaka Budhi Utama mengatakan, upacara pelantikan menandai telah berakhirnya Dikmaba TNI AD, sekaligus para Bintara telah memperoleh status sebagai prajurit TNI AD yang berjati diri sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.

Lanjut kata Kasdam, begitu juga pengambilan sumpah yang mutlak harus dilaksanakan sebagai wujud pengakuan negara terhadap seorang Prajurit TNI AD. Selain itu, mengandung kewajiban bagi seorang Prajurit untuk setia secara lahir dan batin kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, juga ketaatan pada hukum yang berlaku serta menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.

"Perubahan status dari sipil menjadi Bintara TNI AD, membawa konsekuensi logis sebagai awal dari tuntutan tugas yang harus diemban sebagai abdi negara di bidang pertahanan dan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan YME, kepada TNI, rakyat, bangsa dan negara," kata Kasdam saat membacakan amanat Pangdam XII/Tpr.    

Dalam momen bahagia tersebut, Kasdam XII/Tpr mengucapkan selamat atas keberhasilan para mantan siswa dalam menyelesaikan pendidikan. Mereka yang mampu menyelesaikan pendidikan adalah orang-orang yang terpilih dan memiliki mental baja untuk menjadi seorang Prajurit TNI AD.

"Oleh karenanya tunjukkan dan buktikan dengan sikap dan perilaku nyata pada saat mengikuti pendidikan lanjutan maupun pada saat bertugas nantinya," tegas mantan Waaspam Kasad.

Diakhir amanat Kasdam XII/Tpr menekankan kembali, agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan, dengan harapan Lembaga Pendidikan ini tetap aman dari penyebaran Covid-19 sehingga dalam penyelenggaraan Pendidikan selanjutnya dapat dilaksanakan dengan maksimal.

"Kepada Danrindam XII/Tpr beserta jajaran, saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya dalam menyelenggarakan pendidikan ini, sehingga dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan," pungkas Brigjen TNI Djaka Budhi Utama.

Turut hadir dalam upacara, Danrindam XII/Tpr, para Asisten Kasdam XII/Tpr, para Komandan Satuan dan Kabalak Kodam XII/Tpr, para Kabag serta para Dansatdik Rindam XII/Tpr. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini