-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Nenek Durmina Warga Desa Lumbang Terima Bantuan Sembako Dari Komunitas GPS Sambas

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (SAMBAS) – Komunitas Gerakan Pedulis Sesama (GPS) Kabupaten Sambas kembali lakukan aksi sosial dengan berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan dengan tujuan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama dengan saling membantu dan berbagi satu sama lain.

Kegiatan Komunitas Gerakan Pedulis Sesama (GPS) kali ini dilaksanakan dikediaman Nenek Durmina (71) yang bertepat tinggal di Dusun Keramat, Desa Lumbang, Kecamatan Sambas. Sabtu (06/02/2021).

Nenek Durmina saat ini tinggal berdua bersama suaminya, sementara sang suami sedang mengalami sakit sehingga tidak dapat melakukan aktifitas seperti biasa,sepasang suami istri ini tidak dikarunia anak sehingga mereka hidup berdua saja.

Kegiatan kali ini dihadiri dan di apresiasi oleh Kepala Desa Lumbang, Mahmud serta Kepala Dusun Keramat, Yurik yang turut mendampingi penyerahan bantuan kepada Keluarga ini.

Sementara itu, Bayu Ketua Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) Sambas menjelaskan bahwa sebelumnya sudah melakukan silaturahmi dan berdiskusi dengan kepala Dusun Keramat, dari diskusi tersebut menghasilkan kesepakatan untuk yang menerima sedekah sembako adalah Nenek Durmina.

“Kami dari Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) Sambas pada hari ini menyalurkan sembako dikediaman Nenek Durmina untuk menunjukkan rasa kepedulian kita terhadap sesama yang membutuhkan,” ungkap Bayu.

Bayu mengatakan rasa peduli seharusnya dapat dilakukan di manapun dan kapanpun. Karena sebaik–baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain. Dengan demikian, segala sesuatu yang diterima, baik hari ini maupun esok, merupakan hal yang terindah untuk disyukuri dan pasti ada hikmahnya.

Hal yang sama disampaikan  Kepala Desa Lumbang, Mahmud bahwa Nenek Durmina sudah selayaknya mendapatkan sedekah sembako tersebut dikarenakan mereka merupakan salah satu warga Desa Lumbang yang saat ini sedang membutuhkan.

Kepala Desa Lumbang atas nama Pemerintah Desa Lumbang mengucapkan banyak terima kasih kepada Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) Sambas telah berkenan hadir untuk membantu salah satu warga Desanya.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Komunitas Gerakan Peduli Sesama Kab Sambas ini yang selalu lakukan kegiatan social kepada warga yang tak mampu,” pungkas Mahmud. (by/tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini