-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Petugas Damkar Keluhkan Warga Yang Padati Lokasi Kebakaran

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Kebakaran yang cukup besar terjadi di kawasan padat penduduk Gang Kayu Manis dan Duku Baru Jl Komyos Sudarso Pontianak Barat, membuat puluhan pemadam kebakaran dari Kota Ponntianak dan Kabupaten Kubu Raya kesulitan, ramainya penduduk yang menonton membuat petugas cukup kesulitan terlebih saat menuju lokasi terjadi laka beruntun yang mengakibatkan kerusakan pada salah satu mobil petugas, selasa pagi (03/11/20).

 

Mengetahui telah terjadi kebakaran di kawasan padat penduduk puluhan petugas pemadam kebakaran pun langsung menuju lokasi kejadian, akibat terburu–buru dan ramainya masyarakat yang menyaksikan musibah tersebut, menyebabkan satu unit mobil milik pemadam kebakaran kota baru rusak parah akibat menabrak mobil pick up yang berhenti mendadak.

Iwan Suryadi satu diantara petugas pemadam mengungkapkan jika dibutuhkan waktu sekitar satu jam untuk memadamkan api di lokasi kejadian, selain dua unit rumah yang rusak sekitar 90 persen ada beberapa rumah di sekitar lokasi kejadian yang terkena imbas dari musibah tersebut.

 

"Saya mengalami kesulitan saat pemadam masuk ke area kebakaran mengingat sempitnya jalan dan ramainya warga," jelas Iwan saat ditemui oleh kalbarnews.co.id

 

Sementara itu Syamsudin anggota Taruna Siaga Bencana (TARUNA) menjelaskan jika kini dirinya sudah mendata para korban dari kebakaran tersebut, baik yang terbakar seluruh atau terdampak saja, sejauh ini pun untuk korban jiwa atau luka belum di temukan dikarnakan saat kejadian para korban tidak berada di rumah.

 

"Ada lima keluarga yang terdampak dan untuk sementara akan di berikan bantuan makanan siap saji," pungkas Syamsudin. (bian).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini