-->

BREAKING NEWS

ANGGOTA DPD RI DAPIL KALBAR, YANG JUGA KETUA IKBM KALBAR, H SUKIRYANTO HADIRI KEGIATAN UPGREDING MWCNU KECAMATAN KUALA MANDOR B DI PONPES AL-IKHLAS, ANGGOTA DPR RI DAPIL KALBAR DARI PARTAI GOLKAR, MAMAN ABDURAHMAN, ST MINTA PEMBAKAR LAHAN DAN HUTAN DITINDAK TEGAS, HUJAN MULAI MENGUYUR BEBERAPA WILAYAH DI KABUPATEN KUBU RAYA, SEPERTI DI KECAMATAN RASAU JAYA, KECAMATAN SUNGAI RAYA, KECAMATAN SUNGAI KAKAP DAN KEC SUNGAI AMABAWANG, DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

PDI Perjuangan Siapkan Sanksi bagi Petugas BKO yang Abaikan Perintah Partai

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan mengeluarkan surat tugas terkait pengerahan petugas bantuan kendali operasi (BKO) untuk pemenangan kandidat yang diusung PDI Perjuangan pada Pilkada serentak di tujuh daerah di Kalbar, belum lama ini. Dalam surat tugas yang dikeluarkan pada 6 November tersebut, para petugas BKO diminta untuk berperan aktif dalam memenangkan seluruh pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Anak Sri Rahayu mengatakan bahwa para petugas BKO yang tercantum dalam surat tersebut wajib melaksanakan tugasnya secara bertanggung jawab. Ia berujar, petugas BKO yang kedapatan tidak menjalankan tugas akan diberi sanksi, sebab tindakan semacam itu dinilai melanggar perintah partai.

"Tentu, melalui mekanisme yang ada, bagi mereka (petugas BKO) yang tidak menjalankan tugas, tahap pertamanya tentu kita klarifikasi. Kemudian, jika memang tetap tidak menjalankan akan kita beri peringatan. Kalau sudah diperingatkan satu dua kali, baru kita mengambil langkah selanjutnya seperti apa," kata Sri Rahayu saat dijumpai di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalbar, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (13/11/2020). 

Dalam menjalankan tugasnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu meminta petugas BKO untuk menjadikan gotong royong sebagai strategi pemenangan. Dirinya juga mengharapkan agar pengerahan petugas BKO ini betul-betul dapat memperbesar peluang menang kandidat kepala daerah yang didukung oleh partai berlambang banteng moncong putih tersebut. 

"BKO ini kan jadi roh PDI Perjuangan, cara kerjanya juga bergotong royong sehingga dalam rangka Pilkada serentak ini, bagi daerah yang tidak melaksanakan Pilkada akan membantu yang Pilkada. Mulai dari yang berada di struktur hingga petugas partai. Baik yang di eksekutif maupun yang di legislatif," tandasnya. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini