-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Rumah Retret Santo Johanes Paulus II Anjongan Diresmikan

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (MEMPAWAH) - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mendampingi Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., meresmikan Rumah Retret Santo Johanes Paulus (RRSJP) II Anjongan, Kompleks Gua Maria, Anjongan, Mempawah, Sabtu (24/10/2020).

Turut juga mendampingi Gubernur dalam peresmian, diantaranya, Kapolda Kalbar, Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto, Ketua DPRD Kalbar, M. Kebing. L., Bupati Mempawah, Hj. Erlina, S.H., M.H., serta Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus. 

Rumah retret ini selesai dibangun oleh Keuskupan Agung Pontianak. Adapun tujuan pembangunannya adalah untuk pembinaan iman umat Katolik. Selain menjadi sarana ibadah, rumah retret ini sekarang menjadi salah satu destinasi wisata religi di Kabupaten Mempawah. 

Kegiatan diawali dengan pemberkatan oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus dilanjutkan dengan peresmian dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur dan Uskup Agung Pontianak didampingi Pangdam, Kapolda, Ketua DPRD dan Bupati Mempawah. 

Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita serta peninjauan ruangan dan pelepasan burung merpati oleh Forkopimda Kalbar dan Uskup Agung Pontianak.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., berharap dengan telah selesai dibangunnya Rumah Retret Santo Johanes Paulus II di Anjongan ini mudah-mudahan dapat digunakan untuk instropeksi diri, dan menghayati agama katolik.

"Sehingga kita akan semakin meresapi ajaran agama dan mendapatkan ketenangan dalam setiap gerak langkah kita," ujar Gubernur.

H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., juga berharap rumah retret ini menjadi titik singgah bagi mereka yang akan berwisata religi di Kalbar. Disampaikan oleh Gubernur, sebenarnya di Kalbar cukup banyak destinasi wisata tapi yang kaitan dengan religi sangat kurang.

"Saya terimakasih kepada Uskup Agung Pontianak, karena sudah membuat satu tempat wisata religi yang sangat bagus dengan nuansa alamnya. Kedepan Kalbar ini harus kita bangun wisatanya. Untuk itu, kita harus bersama - sama membangun Kalbar ini," ajak Mantan Walikota Pontianak ini.

Sebelumnya, Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus menyampaikan, tempat ini dibangun bukan hanya untuk orang katolik atau uskup tapi untuk kepentingan semua. Sebagai informasi selama ini pembinaan umat dilakukan dari kampung ke kampung yang biayanya sangat mahal. Tempat ini bisa dipakai untuk rapat seminar.

Uskup Agustinus Agus mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur, Pangdam, Kapolda dan Bupati serta semua pihak yang telah membantu dalam pembangunan Rumah Retret Anjongan. 

"Gua Maria ini kami akan terus tata, dan mimpi kami adalah, Anjongan ini menjadi pusat sejarah bukan hanya untuk umat Katolik tapi seluruh Kalimantan Barat karena tempatnya sangat baik," harap Uskup Agustinus Agus. (tim liputan).

Editor : Aan 

Komentar Anda

Berita Terkini