-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDDUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Siapkan Kader NU Terbaik, Pengurus Anak Cabang IPNU-IPPNU Kab Kubu Raya Lakukan Ini

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama [IPNU]dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama [IPPNU] Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Gelar Kaderisasi Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) dan melantik Pimpinan Komisariat Se-kecamatan Sungai Raya di Aula Pondok Pesantren Tri Sakti Almas'udiyah Desa Kuala Dua Sungai Raya, Minggu (20/09/2020).

Kegiatan tersebut turut serta dihadiri KH. Ali Ridho,M.Pd selaku Pengasuh Pontren Tri Bakti Almas'udiyah yang Sekaligus Wakil Syuriah PCNU Kubu Raya, KH. Ahmad Muhyiddin Sholeh Rois Syuriah MWC NU Sungai Raya, Kiai Muhammad Amin Ansori selaku Tanfidziyah MWC NU Sungai Raya, Khomsiyaturrohmah Ketua IPPNU Kubu Raya, Ulil Abshor Ketua IPNU Kubu Raya, Suparto dan Lailatul Fitri Ketua IPNU -IPPNU Kecamatan Sungai Raya.

Suparto ketua PAC IPNU Sungai Raya dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya sangat berbangga hati dan berterimakasih kepada panitia yang telah berjuang mensukseskan agenda tersebut.

"Makesta ini adalah kegiatan masa kepengurusan saya yang terakhir di masa dalam Berkhitmat, karena sudah akan berakhir periodesasinya, dan InsyaAllah akan segeran dilaksanakan Konferensi Anak Cabang IPNU Kec Sungai Raya ini," jelasnya.

Hal senada disampaikan Lailatul Fitri pun selaku Ketua PAC IPPNU Sungai Raya menyampaikan kegiatannya, diantusiasi calon Anggota yang mengikuti Makesta lebih dari 200 peserta dari 7 delegasi Pondok Pesantren yang berada diwilayah Sungai Raya.

Sama seperti halnya IPNU, masa kepengurusan IPPNU juga sudah berakhir dan akan secepat ditutup dengan Konferancab sekaligus dikemas kegiatan Hari Santri Nasional bulan mendatang. Ujarnya fitri.

Sementara itu Ketua IPNU Kubu Raya, Ulil Abshor dalam sambutannya menyampaikan seorang calon Kader atau anggota harus mengetahui terlebih dahulu bahwa IPNU adalah Organisasi Kader.

“Tanamkan niat yang lurus selama ingin menjadi kader generasi yang siap berkhidmat di Jam'iyyah Nahdlatul Ulama, khususnya Banom -Banom  seperti IPNU-IPPNU yang jelas mendapatkan barokah jika tulus siap berjuang bersama NU,” ujarnya.

Ketua IPNU Kab Kubu Raya ini berpesan dan menanamkan dengan slogan dawuh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari. Barangsiapa yang mengurus NU ia anggap santriku dan barang siapa yang menjadi santriku semoga bisa masuk syurga beserta anak cucunya.

Ulil menjelaskan bahwa kaderisasi di IPNU tersebut melalui Masa Kesetiaan Anggota atau Makesta ini. Kader dinilai seberapa serius bersama IPNU - IPPNU bisa memberikan kontribusi atau terseleksi alam.

“Karena setelah kegiatan peserta dianjurkan melanjutkan kejenjang berikutnya yakni Latihan Kader Muda (Lakmud) dan tak semuanya bisa berutung terpilih jika dedikasi dari semangat kader itu sendiri tidak bersungguh-sungguh di organisasi,” jelasnya.

Kegiatan Kaderisasi IPNU-IPPNU ini mendapat sambutan baik dari Pengasuh Pesantren Tri Bakti Almas'udiyah, KH. Ali Ridho. M.Pd dengan bangga bahwa NU adalah Jam'iyyah yang asli diwariskan oleh para Ulama dan Habaib yang telah dititahkan oleh Syekhona Kholil bangkalan kepada Santrinya Hadratussyaikh KH. Muhammad Hasyim Asy'ari.

“Meskipun dengan keadaan apa adanya, Alhamdulillah, saya bangga empat tahun berdiri pondoknya sudah memiliki Santriwan-Santriwati lebih 200 orang bisa menjadi tempat kegiatan ini, Semoga bisa membawa keberkahan untuk lembaga dan pondok,” ungkapnya. (muhajir)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini