-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Puskesmas Sungai Durian Buka Pelayanan SWAB Test Masyarakat Di Kubu Raya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Puskesmas Sungai Durian Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya lakukan SWAB Test bagi masyarakat sekitar atau masyarakat yang masih dalam kawasan puskesmas tersebut,  SWAB Test ini dilakukan setiap hari Senin hingga Kamis dari pukul 10.00 wib hingga 12.00 Wib, hal ini dilakukan agar masyarakat bisa memastikan dirinya tidak terdampak covid-19 ini. Rabu pagi (16/09/2020).

 

Kepala Puskesmas Sungai Durian, Eman Sulaeman menjelaskan bahwa prosedur ini dilakukan sejak awal september kemarin, masyarakat yang wajib melakukan SWAB test yaitu orang yang memiliki gejala-gejala yang menuju ke covid-19, untuk masyarakat yang mau melakukan SWAB test tersebut kurang lebih 200 orang untuk saat ini.

 

"Sebelum melakukan SWAB kita harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu apakah pasien ada batuk pilek dan sebagainya,  setelah dapat hasil pemeriksaan barulah kita lakukan apakah pasien wajib di SWAB atau tidak," jelasnya.

 


Eman Sulaeman juga menghimbau agar masyarakat yang sakit bisa segera memeriksakan dirinya ke puskesmas terdekat agar pihak kami bisa memeriksa lebih lanjut dan guna mengetahui penyakit tersebut.

 

"Saya memberitahu agar masyarakat bisa memeriksakan dirinya ke puskesmas apabila mengalami sakit dan tidak enak badan,  jika masyarakat yang sehat tetaplah jaga kesehatan dan juga patuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerinah terkait ," pungkasnya. (bian)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini