-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Wabup Sujiwo Salurkan Bantuan kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kuala Mandor B

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak wabah CoVID-19 di Kecamatan Kuala Mandor B, Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya itu diserahkan Sujiwo di Kantor Desa Kuala Mandor B, Senin (03/08/2020).

Dalam sambutanya, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terkena wabah. Sujiwo menerangkan, bantuan bapokting sebanyak 1.435 paket itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) Kabupaten Kubu Raya tahun anggaran 2020.

"Pemkab Kubu Raya mengalokasikan Rp24 milyar lebih untuk mengatasi Covid-19. Itu bukan saja untuk mengatasi dampak elonomi, tapi juga sektor kesehatan dan sektor-sektor lainnya. Inilah bentuk kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat," jelas Sujiwo.

Penyaluran bantuan  kepada Warga terdampak Covid-19 tahap kedua ini diakui Sujiwo masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak korona. Kendati begitu, Ia tetap berharap bapokting tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi warga.

"Semoga yang tidak banyak ini bisa membantu meringankan beban masyarakat Kuala Mandor B yang terdampak. Mudah-mudahan ini bisa segera berlalu agar kita semua bisa menjalankan aktivitas seperti biasa, seperti sebelum adanya korona," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Sujiwo juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada akan bahaya virus korona. Sebab kata dia, selama vaksinnya belum ditemukan, tidak ada satu orang pun yang kebal akan virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan tersebut.

"Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini sudah lebih dari 100 ribu kasus dengan angka yang meninggal dunia mencapai 5 ribu lebih. Artinya apa, saya hanya ingin mengingatkan bahwa korona ini merupakan ancaman nyata bagi semua orang tanpa terkecuali," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kubu Raya Norasari A. Rani menerangkan bahwa paket bantuan yang disalurkan pada hari ini merupakan bagian dari total 2.900 paket yang disalurkan pada penyaluran tahap kedua. Di tahap pertama, kata dia, Pemkab Kubu Raya sudah menyalurkan bantuan sebanyak 3.467 paket bapokting.

Norasari menambahkan, selain bantuan yang bersumber dari APBD Kubu Raya, pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan beras sebanyak satu ton yang merupakan hasil urunan dari berbagai perusahaan yang beroperasi di Kubu Raya. Adapun masyarakat yang menerima bantuan ini, lanjut dia, ialah mereka yang sama sekali belum pernah merasakan bantuan penanganan Covid-19 dari pemerintah.

"Mereka yang hari ini menerima bantuan sebelumnya sudah melalui tahap verifikasi oleh tim kita. Untuk Kuala Mandor B, ada 1.435 paket yang kita bagikan, terdiri 10 kg beras, 2 kg gula pasir dan 2 liter minyak goreng. Pada tahap pertama, kita sudah menyalurkan 3.467 paket dan untuk yang kedua ini 2.900 paket," jelasnya.(tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini