-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Gapoktan Kubu Raya Harapkan Kemudahan Pengajuan Bantuan Pertanian

Redaksi author photo
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Kubu Raya dikenal salah satu daerah penghasil produk pertanian terbaik di Kalimantan Barat, tak heran jika banyak kelompok tani atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang tersebar dari 9 Kecamatan di Kabupaten Kubu Raya.

Maryadi satu di antara gapoktan yang berasal dari Desa Mega Timur Kecamatan Sungai ambawang berharap ada kemudahan dari pemerintah terkait untuk mengajukan persyaratan guna memenuhi kelompok tani yang resmi dan legal.

Hal itu disampaikanya saat mengikuti Pelatihan Singkat pertanian yang dilaksanakan di balai Benih DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat.

"Kami berharap Pemerintah memberikan kemudahan kepada kami Kelompok Tani, karna banyak dari pihak petani yang masih belum paham terkait adanya persyaratan pengajuan gapoktan secara legal, maka besar harapan saya ada kemudahan dari pemerintah," ungkapnya.

Maryadi masih banyak para petani yang tidak faham mengenai keharusan legalitas kelompok tani sehingga masih banyak petani yang kesulitan mendapat bantuan baik bibit, pupuk dan peralatan pertanian lainya.

Dirinya berharap dengan adanya pelatihan dan pengarahan seperti yang dilakukan di Balai benih ini bisa membuka wawasan dan Petani bisa mengetahui tata cara melegalkan Kelompok Tani di daerahnya masing-masing. (bian).

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini