-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Rawan Terpapar Covid-19, Tim Pos Lapangan TNI Jalani Rapid Test

Redaksi author photo


KALBARNEWS.CO.ID (PULANG PISAU) - Sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini dari paparan Covid-19, Pabung Kodim 1011/Klk, Mayor Inf Mulyadi selaku Koordinator Bidang Operasi Gugus Tugas Covid-19 Pulang Pisau meminta puluhan anggota Tim Pos Lapangan (Poslap) Mintin dan Poslap Gohong, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau menjalani uji cepat Covid-19 atau rapid test, Selasa (26/05/2020).

Mayor Inf Mulyadi mengatakan, Tim Poslap bertugas melakukan penjagaan dan screening terhadap masyarakat pengguna jalan yang akan menuju Pulpis, baik yang datang dari arah Palangka Raya maupun yang datang dari arah Kapuas dan Banjarmasin.

"Mereka rawan terpapar oleh virus untuk itu dilakukan rapid test. Sebagai upaya antisipasi dan langkah cepat penanganan apabila ada yang terindikasi Covid-19," katanya.

Untuk itu dirinya minta kepada personel Poslap apabila berdasarkan hasil rapid testnya dinyatakan reaktif untuk upaya pencegahan agar bersedia menjalani karantina.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Pulpis, dr. Muliyanto selaku Juru Bicara Gugus Tugas menyampaikan, mereka yang hasil rapid test reaktif harus bersedia dikarantina selama 14 hari.

"Apabila nanti hasilnya reaktif, yang bersangkutan harus bersedia untuk dikarantina selama 14 hari di rumah singgah Covid-19 Gedung Kristian Center Pulang Pisau," kata Muliyanto. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini