BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI www.kalbarnews.co.id, WARGA DESA PARIT BARU KELUHKAN BANYAKNYA BANGUNAN LIAR DIATAS PARIT JL PARIT NOMOR DUA DESA PARIT BARU KEC SUNGAI RAYA KAB KUBU RAYA, WARGA KELUHKAN KETIDAK PEDULIAN PEMERINTAH DESA DAN TERKESAN DIBIARKAN, GUBERNUR KALBAR, H SUTARMIDJI MINTA KEPALA DAERAH TIDAK LEBAY BAGIKAN MASKER KE KAMPUNG-KAMPUNG HANYA UNTUK PENCITRAAN, PEDULI DENGAN WARGA BINAAN BABINSA DESA NIBUNG KAB SAMBAS PERBAIKI JEMBATAN YANG RUSAK, SATGAS PAMTAS TNI BANTU WARGA ENTIKONG PASCA TERKENA MUSIBAH BANJIR BANDANG, TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI www.kalbarnews.co.id

Muda Ajak Masyarakat Responsif Cegah Covid-19

Redaksi author photo
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan Ajak Masyarakat Responsif Virus Covid-19

Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengajak seluruh elemen masyarakat Kubu Raya bersikap proaktif. Yakni ikut terlibat dalam upaya pencegahan Covid-19 atau virus corona.

Caranya dengan semakin memasifkan gerakan menyemprotkan desinfektan di rumah-rumah ibadah di setiap desa dan berbagai sarana umum lainnya. Seperti kantor desa, aula serbaguna, sarana olahraga, kesenian, dan sebagainya.

Hal itu sebagaimana yang telah dilakukan sejumlah komunitas yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kubu Raya, yakni melakukan penyemprotan di sejumlah rumah ibadah dan fasilitas publik di beberapa desa.

“Ini bisa dilakukan dengan cara yang sederhana, dimulai dari membuat sendiri bahan desinfektan dengan campuran cairan pembersih bayclin atau wipol dan air dengan komposisi 70:30. Kemudian  tinggal disemprotkan melalui alat penyemprot hama seperti yang digunakan oleh petani. Atau juga bisa dengan botol semprotan plastik rumahan,” tuturnya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Langkah-Langkah Menghadapi Covid-19 di Hotel Gardenia Kubu Raya.

Menurut Muda, seluruh elemen masyarakat dapat terlibat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 melalui hal-hal sederhana. Yakni dengan menjaga lingkungan masing-masing terutama di desa-desa yang berpenduduk padat. Penyemprotan desinfektan dapat dilakukan secara berkala dalam beberapa hari. Termasuk penyemprotan di masjid-masjid sehingga jemaah tidak khawatir untuk melakukan salat berjemaah.

“Dari hal-hal yang sederhana sekali kita ajak masyarakat membersihkan lingkungan rumah. Terutama menyemprotkan desinfektan pada gagang pintu dan benda-benda yang sering tersentuh tangan. Masyarakat tidak semuanya paham dengan penjelasan dengan bahasa medis. Karena itu kita gerakkan dari sisi yang sifatnya bisa mereka pahami,” terangnya.

Muda juga mengingatkan pentingnya membiasakan mencuci tangan dengan sabun. Kepada instansi-instansi dan rumah-rumah ibadah, ia meminta untuk menyiapkan air dan sabun. Agar setiap orang yang akan beraktivitas di dalamnya dipastikan dalam keadaan bersih.

“Setiap orang yang akan masuk kantor desa dan rumah-rumah ibadah agar disediakan air di depan dan diwajibkan mencuci tangan dulu dengan sabun. Mari kita mulai lakukan langkah-langkah dengan hal-hal sederhana dan bisa dilakukan sendiri tanpa menunggu dari pihak pemerintah. Semua warga harus kompak, serentak, dan masif melakukannya. Kita tidak boleh anggap enteng soal Covid-19 ini. Lebih baik kita cegah dan bentengi lingkungan sekitar sebelum nantinya terjadi hal-hal yang membuat kita panik,” ajaknya.

Muda juga mengingatkan setiap orang agar disiplin melakukan isolasi mandiri selama waktu yang ditetapkan yaitu 14 hari. Beraktivitas di rumah bersama keluarga diharapkan dapat menciptakan daya tahan tubuh yang baik sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Usahakan lebih banyak di rumah dan agenda-agenda keramaian agar bisa ditunda dulu sementara waktu. Semoga kita semua selalu diberikan lindungan dari Allah Taala dan yakinkan diri dan keluarga bahwa kita insya Allah bisa melewati masa ini tetap dalam ketenangan,” ucapnya. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini