BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI www.kalbarnews.co.id, WARGA DESA PARIT BARU KELUHKAN BANYAKNYA BANGUNAN LIAR DIATAS PARIT JL PARIT NOMOR DUA DESA PARIT BARU KEC SUNGAI RAYA KAB KUBU RAYA, WARGA KELUHKAN KETIDAK PEDULIAN PEMERINTAH DESA DAN TERKESAN DIBIARKAN, GUBERNUR KALBAR, H SUTARMIDJI MINTA KEPALA DAERAH TIDAK LEBAY BAGIKAN MASKER KE KAMPUNG-KAMPUNG HANYA UNTUK PENCITRAAN, PEDULI DENGAN WARGA BINAAN BABINSA DESA NIBUNG KAB SAMBAS PERBAIKI JEMBATAN YANG RUSAK, SATGAS PAMTAS TNI BANTU WARGA ENTIKONG PASCA TERKENA MUSIBAH BANJIR BANDANG, TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI www.kalbarnews.co.id

Langit Biru di Kodim 1205 Sintang

Redaksi author photo
 
Sosialisasi Langit Biru di Kodim 1205 Sintang
Sintang (Kalbarnews.co.id) - Kodam XII/Tanjungpura menggelar Sosialisasi Program Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa di Makodim 1205/Sintang. Sosialisasi yang digelar di aula Makodim 1205/Stg ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Sosialisasi Program Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa disampaikan oleh Pasahli Pangdam XII/Tpr Bidang Sosial Budaya, Kolonel Inf Basuki Ahmad. Yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, para Kadis, Ka BPBD, Manggala Agni, Akademisi dan juga dari pelaku usaha di wilayah Kabupaten Sintang.

Dalam sosialisasi Pasahli Pangdam XII/Tpr Bidang Sosbud, Kolonel Inf Basuki Ahmad menyampaikan, bahwa program Langit Biru ini adalah salah satu upaya serta strategi yang dicanangkan oleh Kodam XII/Tpr dalam rangka mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kalbar pada umumnya dan di Kabupaten Sintang pada khususnya.

"Diketahui di wilayah Kabupaten Sintang sendiri terdapat 34 Desa yang rawan terjadinya Karhutla," ujarnya.

Setelah kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan praktek pembuatan Cuka Kayu oleh anggota Manggala Agni Sintang. Dengan sarana dari tong besi yang sudah dirakit dan menggunakan bahan dari sisa - sisa kayu bekas bisa diperoleh Cuka yang dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.

Salah satu anggota Manggala Agni Sintang, Ambang menjelaskan kepada peserta sosialisasi dalam pembuatan cuka kayu ini memerlukan  waktu kurang lebih 8 jam pembakaran dan menghasilkan sekitar 5 liter air cuka hasil penyulingan, jelasnya.

"Masyarakat dapat memanfaatkan sisa kayu saat mereka membuka lahan untuk dibuat cuka sehingga diharapkan mereka tidak lagi membakar lahan lagi," tutup Ambang. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini