BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, BUPATI KUTAI TIMUR DAN ISTRI TERTANGKAP DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN KPK BERSAMA KEPALA BAPEDDA, KOMISI I DPRD KUBU RAYA LAKUKAN RAPAT PERTEMUAN MEMBAHAS PERDA TENTANG PEMEKARAN 5 DESA DI KUBU RAYA, KETUA KOMISI 3 DPRD KUBU RAYA TEGASKAN SIAP MENERIMA ADUAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEMARAN LINGKUNGAN YANG DISEBABKAN PABRIK YANG MARAK DI KUBU RAYA, BUPATI DAN WAKIL BUPATI LAKUKAN MEDIASI DIDAMPINGI TOKOH MASYARAKAT DI SEBUAH RESTO TIDAK JAUH DARI KANTOR BUPATI, JUMAT MALAM (03/07/2020), AGUS SUDARMANSYAH YANG JUGA KETUA DPRD KUBU RAYA YANG IKUTU MEDIASI ITU KATAKAN INTI PERTEMUAN BAHWA MUDA-JIWO ISLAH DAN BUPATI SERTA WAKIL BUPATI TETAP MENJALANKAN TUGASNYA SEBAGAI WAKIL BUPATI HINGGA MASA JABATAN BERAKHIRTERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID,

Lasarus Harap Produk Unggulan Kalbar Tembus Pasar Internasional

Redaksi author photo

Jakarta (Kalbarnews.co.id) - Sejumlah produk unggulan khas Kalimantan Barat turut dipamerkan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I dan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Produk unggulan binaan DPD PDIP Kalbar seperti aneka jenis madu, ragam jenis pakaian, buah tengkawang, lidah buaya, tikar kayu dan pupuk organik dipamerkan di empat buah stan di lokasi Rakernas, Jakarta International (JI) Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ketua DPD PDIP Kalbar Lasarus yang turut menyempatkan diri menyambangi stan di sela-sela Rakernas, menyatakan bahwa produk-produk khas Kalbar yang dipamerkan tidak kalah saing dengan produk dari daerah lain. Namun, produk-produk asal Kalbar diakuinya masih perlu sentuhan teknologi agar nilai ekonominya bertambah. Sehingga, pada akhirnya dapat dipasarkan di tingkat nasional, bahkan mancanegara.


"Setelah kita berkeliling, saya lihat beberapa unggulan di sini ada madu kelulut, madu mangrove, madu hitam, kemudian juga ada buah tengkawang, gula dari buah kelapa sawit, lidah buaya dan semua bahan bakunya berlimpah di Kalimantan Barat. Produknya masih tahap awal dan perlu campur tangan pemerintah dan penelitian lebih lanjut. Terkait produk-produk ini, dengan potensi yang ada, agar punya nilai ekonomis yang tinggi harus lebih dikembangkan dengan teknologi yang lebih mutakhir lagi," ujarnya saat diwawancarai di lokasi pameran, Jumat (10/1/2020).

Ketua Komisi V DPR RI itu lantas mencontohkan fenomena buah tengkawang yang sebetulnya bernilai ekonomi tinggi jika diolah menjadi produk turunan. Sayangnya, karena keterbatasan teknologi, sebagian besar masyarakat hanya menjual tengkawang mentah tanpa mampu mengolahnya menjadi produk-produk turunan seperti mentega dan bahan kosmetik.

"Contohnya buah tengkawang. Walaupun itu buah musiman, tetapi ketika musimnya banyak sekali buahnya. Seperti tahun lalu, pas musim buah tengkawang, banyak tengkawang tidak dimanfaatkan orang. Buahnya dibiarkan saja terbuang karena masyarakat tidak mengerti bagaimana menghasilkan produk turunannya. Itu bisa menjadi bahan baku kosmetik, mentega dan seterusnya untuk bahan makanan," paparnya.

Adanya pameran ini, sambung Lasarus, justru menjadi berkah terhadap pengembangan produk-produk unggulan asal Kalimantan Barat. Betapa tidak, dengan adanya pameran ini, kader-kader PDI Perjuangan asal Kalbar pun bisa mencontoh produk-produk unggulan dari daerah lain yang sudah terlebih dahulu mendunia. Sehingga ke depan, kekayaan alam yang begitu berlimpah di Kalimantan Barat ini bisa lebih dieksplorasi agar produk-produk turunannya bisa semakin dikenal bahkan menembus pasar internasional.

"Yang ikut pameran melihat bagaimana daerah lain menampilkan produk kekayaan lokalnya. Bagaimana kita membranding produk lokal untuk di angkat ke tingkat regional, nasional dan sebagainya," tandasnya.

Turut mendampingi Lasarus saat mengunjungi stan-stan pameran Bendahara DPD PDIP Kalbar yang juga Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo dan anggota Fraksi PDIP DPRD Kalbar dari daerah pemilihan Kota Pontianak, Paulus Andy Nursalim. Beberapa pengurus DPD PDIP Kalbar juga turut mendampingi orang nomor satu di jajaran komisi DPR RI yang membidangi Infrastruktur; Transportasi; Daerah Tertinggal dan Transmigrasi; Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika; serta Pencarian dan Pertolongan tersebut.(tim liputan)

Editor : Aan


Komentar Anda

Berita Terkini