-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Bupati Minta ASN di Kubu Raya Kerja Dengan Target dan Terukur

Redaksi author photo



Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan kembali mengingatkan bahwa keberadaan Kabupaten Kubu Raya bukan menjadi beban untuk Indonesia, hal ini disampaikannya saat menjadi Inspektur Apel Memulai hari kerja pertama di tahun 2020.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar Apel Awal Tahun 2020 di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (2/1). Apel digelar sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2020. Selain seluruh pejabat dan pegawai, apel juga diikuti Wakil Bupati Sujiwo dan Sekretaris Daerah Yusran Anizam. Dalam amanatnya selaku pembina apel, Bupati Muda Mahendrawan kembali mengingatkan bahwa keberadaan Kabupaten Kubu Raya bukan menjadi beban untuk Indonesia. 

“Tidak menjadi beban itu berarti kita tidak membiarkan banyaknya pengangguran, kemiskinan, apalagi pemiskinan yang terjadi. Maka sebagai pemerintah dan birokrasi sampai ke tingkat terbawah, kita berada di garis depan yang bertanggung jawab karena diberi amanah dan kewenangan,” tuturnya.

Terkait hal itu, Muda mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara Kabupaten Kubu Raya untuk bekerja dengan target yang terukur. Tugas pokok dan fungsi setiap ASN, menurutnya, adalah sebuah tanggung jawab. Alih-alih sekadar melaksanakan tugas. 

“Saya lebih dominan memakai kosakata ‘tanggung jawab’ ketimbang ‘tugas’. Karena ketika kita mendapat amanah jabatan pada level apapun, maka di situlah letak tanggung jawab. Sedangkan tugas berkonotasi seolah-olah hanya karena perintah dan formalitas. Namun tanggung jawab lebih dari itu,” tuturnya.

Muda mengajak seluruh ASN untuk memperkuat rasa memiliki terhadap Kubu Raya. Caranya dengan berusaha memahami pikiran dan perasaan rakyat. Karena itu, dia mengingatkan agar seluruh program dan kegiatan selalu mendarat pada kebutuhan setiap rumah tangga. 

“Kita harus bisa berpikir dan melakukan yang bukan hanya rutinitas. Karena energi yang kita miliki sebetulnya luar biasa. Kita tidak hanya kerja untuk kerja, tapi kerja untuk bisa membahagiakan orang banyak,” ajaknya.

Muda meminta ASN untuk membangun tim kerja yang baik di instansi masing-masing. Namun dengan tetap bersinergi dan inovatif. Sebab tanpa inovasi, tidak akan ada percepatan-percepatan. 

“Dengan kondisi berbagai tantangan saat ini, maka di sinilah kita justru harus lebih melipatgandakan energi. Sama-sama meningkatkan kinerja. Dan itu nanti diukur dengan kontrak kinerja yang tidak hanya normatif tapi mendetail pada program dan kegiatan per triwulan,” ujarnya. 

Muda menegaskan, ASN harus fokus pada sasaran. Yakni berpikir yang langsung menyasar pada kebutuhan rakyat. Untuk itu, dirinya mengingatkan ASN agar selalu siap dengan perubahan zona. ASN diminta tidak mengeluh manakala kehilangan zona nyaman. 

“Pengakuan bukan datangnya hanya dari atasan, tapi justru dari masyarakat. Meskipun kita bekerja di belakang meja, bukan berhadapan langsung dengan rakyat, tapi semua itu adalah sistem,” jelasnya. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini