-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Pemerintah Kabupaten Ketapang Akan Tertibkan Lokalisasi Kolam

Redaksi author photo

Ketapang (Kalbarnews.co.id) - Menindak lanjuti rapat lanjutan dari bulan september, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama OPD dan jajaran terkait kembali menggelar rapat tentang penertiban lokalisasi kolam yang berada di Desa Payak Kumang, yang diadakan di Aula Rapat Pol PP Ketapang.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Ketapang Drs. Suprapto S hadir juga dalam kegiatan tersebut kasat Pol PP Ketapang, Perwakilan Kapolres dan Dandim 1203 ketapang, Ketua MUI KTP, Camat Delta Pawan, Kabag Hukum, Kabag Kesra undangan dan lainnya.

Dalam rapat tersebut Wabup mengatakan bahwa lokalisasi kolam merupakan kawasan yang sudah puluhan tahun berdiri, telah banyak terjadi perputaran uang disana, perjudian, minuman keras sampai pekerja seks komersial (PSK) telah terjadi disana.

"Dalam kegiatan ini kita akan melakukan pengecekan kesehatan apakah PSK disana terjangkit penyakit HIV setelah nya baru melakukan sosialisasi terhadap PSK dan pemilik warung disana, apabila masih belum diindahkan kita akan melakukan tindakan tegas kepada para pekerja dan pemilik warung di area lokalisasi kolam, harus ada kebijaksanaan dalam kegiatan ini." Tegas Wabup

Wabup berharap penertiban lokalisasi kolam dapat diselesaikan dengan baik dan tuntas karena selain banyak PSK ad juga warung yang menyediakan minumam keras dan tempat berjudi disana.

"Sebelum melakukan penertiban kita akan pantau bagaimanaa hasil dari pengecekan kesehatan dan sosialisailsi dibulan Desember ini, apabila tidak berjalan dengan baik kita akan melakukan penertiban dan pemilik rumah dan warung disana akan diberikan sanksi."Pungkas Wabup. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini