-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Mahasiswa IAIN Pontianak Perkuat Literasi, Menolak Primordial dan Diskriminasi

Redaksi author photo


Pontianak (Kalbarnews.co.id) - Cagar Suara Kawula khatulistiwa menjalin kerja  sama dengan Program Studi Agama-Agama Fakultas  Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Pontianak dalam menggelar acara dialog publik dengan tema "Memperkuat Literasi, Menolak Primordial dan Diskriminasi" di gedung Aula Syaikh Abdul Rani IAIN Pontianak, Sabtu (21/12/2019).

Acara ini dihadiri oleh Dr.Abdul Mukti Rouf. M.Ag. selaku keynot Speak sekaligus wakil rektor 3 IAIN Pontianak, Ridwan Rosdiawan,M.A selaku ketua Prodi Studi Agama-Agama sekaligus pemateri, M.Hasani Mubarok selaku Pemateri Pegiat Literasi Pesantren dan Miqi Zulkarnaen S.Sos selaku moderator.

Rahmad Hidayat selaku ketua panitia sekaligus Anggota CARAKA Khatulistiwa mengaku bahwasannya Acara ini telah disiapkan dengan sedemikian rupa , dan bersyukur bisa terlaksana dengan lancar. Menurutnya acara ini bertujuan untuk mengatasi masalah-masalah yang kian terjadi di Indonesia yakni adanya promordial berlebihan akibat kurang nya literasi.

Sementara itu Nur Kusmayadi selaku ketua Caraka Khatulistiwa sendiri mengatakan bahwasannya acara ini merupakan hasil dari jalinan kerja sama antara caraka khatulistiwa dengan Prodi Study Agama-agama IAIN Pontianak.

"Kami sengaja bekerja sama dengan Studi Agama-Agama merupakan bidang yang telah memahami masalah perbedaan Agama, Tidak asyik rasanya apabila berbicara masalah promordial dan deskriminasi tanpa melibatkan agama," ungkap Nur Kusmayadi

Acara ini di ikuti oleh puluhan peserta undangan dari kalangan mahasiswa dengan latar belakang kampus yang berbeda-beda,  termasuk mahasiswa IAIN Pontianak. (Khusnul Khotimah)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini