BMKG: Kalbar Didominasi Hujan dan Petir 23–24 Februari 2026, Waspada Cuaca Ekstrem

Editor: Redaksi author photo

 BMKG: Kalbar Didominasi Hujan dan Petir 23–24 Februari 2026, Waspada Cuaca Ekstrem

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio merilis prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Barat yang berlaku Senin, 23 Februari 2026 pukul 07.00 WIB hingga Selasa, 24 Februari 2026 pukul 07.00 WIB.

Secara umum, sebagian besar kabupaten/kota di Kalbar diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai petir, terutama pada siang dan sore hari.

Beberapa wilayah seperti Sambas, Mempawah, Sanggau, Ketapang, Sintang, Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Sekadau, Melawi, Kubu Raya, Kayong Utara, Kota Pontianak, dan Kota Singkawang berpotensi diguyur hujan sejak pagi hingga malam hari. Pada periode siang hingga sore (sekitar pukul 10.00–16.00 WIB), potensi hujan petir terlihat cukup dominan di sejumlah daerah pedalaman dan pesisir.

Untuk suhu udara, berkisar antara 18 hingga 31 derajat Celcius. Suhu terendah diprakirakan terjadi di wilayah Kapuas Hulu (18°C), sementara suhu tertinggi berpotensi mencapai 31°C di Ketapang.

Kecepatan angin umumnya berada di kisaran 11–33 km/jam. Angin tertinggi terpantau berpotensi terjadi di wilayah Ketapang dengan kecepatan hingga 33 km/jam. Sementara tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni antara 59 hingga 100 persen, yang mendukung terbentuknya awan hujan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba, khususnya pada siang dan sore hari. Pengguna jalan diimbau berhati-hati terhadap genangan air serta jarak pandang yang dapat berkurang saat hujan lebat.

Nelayan dan pengguna transportasi sungai maupun laut juga diminta memperhatikan perkembangan cuaca dan kecepatan angin sebelum beraktivitas.

Informasi prakiraan cuaca ini telah dipublikasikan pada Senin, 23 Februari 2026 pukul 08.09 WIB dan berlaku hingga pembaruan berikutnya. BMKG mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi resmi cuaca guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di wilayah Kalimantan Barat. (tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini