KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat merilis laporan kualitas udara harian berbasis parameter Particulate Matter (PM2.5) untuk tanggal 20 Februari 2026. Hasil pemantauan selama 24 jam (00.00–23.00 WIB) menunjukkan kondisi udara di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat masih dalam kategori baik hingga sedang. (21/2/2026). Kualitas Udara Kalbar Masih Aman, BMKG Catat PM2.5 Tertinggi di Kubu Raya
Berdasarkan data dari tiga stasiun pemantauan, konsentrasi PM2.5 tertinggi tercatat di Kabupaten Kubu Raya sebesar 19,1 µg/m³ pada pukul 12.00 WIB dengan kategori Sedang. Sementara itu, di Kabupaten Mempawah, konsentrasi tertinggi mencapai 15,8 µg/m³ pada pukul 11.00 WIB, juga dalam kategori Sedang.
Adapun Kabupaten Sintang mencatat angka tertinggi sebesar 3,8 µg/m³ pada pukul 04.00 WIB, yang masih berada dalam kategori Baik.
Kategori “Baik” menunjukkan kualitas udara tidak memberikan dampak berarti terhadap kesehatan masyarakat. Sedangkan kategori “Sedang” menandakan kualitas udara masih dapat diterima, namun kelompok sensitif seperti penderita gangguan pernapasan disarankan untuk membatasi aktivitas luar ruangan dalam waktu lama.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau informasi resmi terkait kualitas udara, terutama menjelang musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Secara umum, kondisi udara Kalimantan Barat pada 20 Februari 2026 terpantau relatif terkendali dan belum menunjukkan indikasi pencemaran pada level tidak sehat. (Tim Liputan)
Editor : Aan