-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Bupati Ketapang Serahkan Sertifikat Warga Transmigrasi Matan Selatan

Redaksi author photo

Ketapang (Kalbarnews.co.id) - Bupati Ketapang Martin Rantan, SH M.Sos menyerahkan sertifikat tanah warga transmigrasi SP 1 Desa Sungai Besar dan SP 2 Desa Sungai Pelang Kecamatan Matan Selatan, Senin (11/11/19) Pagi.

Dalam sambutannya Martin Rantan Bupati Ketapang Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang menyambut baik dan berterimakasih atas program pemerintah pusat Republik Indonesia di Jakarta yang memprogramkan dan menerbitkan sertifikat gratis kepada masyarakat.

Khususnya  kepada Badan Pertanahan Nasional yang ada di Kabupaten Ketapang maupun BPN Provinsi Kalbar juga Dinas terkait yang telah memfasilitasi program pendaftaran tanah secara sistimatis lengkap ini.
Dikatakan Martin Rantan , Sertifikat tanah ini merupakan jaminan kepastian hukum hak atas tanah Warga  dari sengketa.

Adanya sertifikat tanah ini  sangat penting disamping sebagai  bukti hak atas tanah juga membuktikan hak hak keperdataan yang  cukup jelas. Oleh karenanya jaga dengan baik, dan jangan sampai hilang sertifikat tersebut.

Sertifikat tanah dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi keluarga.

Adanya sertifikat merupakan jaminan legalitas dan perlindungan aset berharga  atas tanah yang dimiliki warga Terang Bupati Martin.

Bupati juga mengatakan bagi warga yang  sertifikatnya belum dapat harus bersabar menunggu  sebab masih dalam proses penerbitan sertifikatnya oleh BPN.

"Warga hendaknya bersabar, sebab pihak terkait sedang memprosesnya. Bagi yang belum melengkapi persyaratan yang ditentukan untuk bersegera menyampaikannya ke pihak terkait secara langsung Pemerintah tetap mengakumodir," Terang Martin Rantan.

Bupati menerangkan bahwa untuk UPT 1 Desa Sei Besar ada 350 KK, 315 KK terealiasi Sisanya yang 35 KK masih dalam proses penyertifikatan, Sedangkan yang di UPT 2 Desa Sei Pelang ada 200 KK yang terealiasi sertifikatnya 186 KK sisanya 14 KK sertifikatnya juga masih dalam proses.

Penyerahan secara simbolis sertifikat ke dua warga UPT hari itu dihadiri sejumlah OPD dijajaran Pemkab Ketapang, beberapa pimpinan sektoral seperti dari Pihak BPN Prov Kalbar dan Ketapang juga dihadiri Unsur Muspika dan para Kepala Desa Kecamatan Matan Hilir Selatan. (tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini