-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Tolak Masuk Wilayah Kabupaten Kubu Raya, Warga Perumnas IV Datangi Gubernur

Redaksi author photo
Koordinator Forum Peduli Perumnas IV, Erwan datangi Gubernur Kalbar 
Pontianak (Kalbarnews.co.id) - Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Peduli Perumnas IV mendatangi Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (30/10/2019).

Sejumlah Warga itu menolak  penandatanganan berita acara penetapan Perumnas IV masuk wilayah administratif Kabupaten Kubu Raya oleh Gubernur Kalbar, Bupati Kubu Raya dan Walikota Pontianak di Kemendagri pada 16 Oktober 2019.

Ketua Forum Peduli Perumnas IV, Erwan mengatakan bahwa mereka atas nama warga Perumnas IV menyatakan menolak penetapan itu.

"Kita menolak adanya penandatanganan berita acara dari Kemendgari yang ditanda tangani Walikota Pontianak, Kubu Raya, dan Gubernur yang menyatakan bahwa Perum IV masuk ke Kabupaten Kubu Raya," terang Erwan sesaat diterima Perwakilan Gubernur Kalbar di Ruang Praja Kantor Gubernur Kalbar.

Meski gagal bertemu dengan Gubernur Kalbar Sutarmidji yang tengah bertugas ke luar kota, sejumlah massa ini menyampaikan aspirasinya dengan Kepala Biro Pemerintahan, Yohanes Budiman.

"Gubernur sebagai perwakilan dari pemerintah pusat, mestinya berani mengambil sikap menetapkan Perum IV bagian dari Wilayah Kota Pontianak," ujar Erwan.


Erwan menyatakan Forum Peduli Perumnas IV akan melayangkan gugatan PTUN atas SK Gubernur yang memutuskan kawasan Perumnas IV masuk ke wilayah Kubu Raya.

"Saya minta Gubernur agar mendatangkan Kemendagri ke Perumnas IV, kemudian Gubernur, Bupati, dan Walikota untuk melihat langsung geografis Perum IV itu," terangnya.(tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini