-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Evaluasi Program Kesehatan di Kubu Raya Lewat Rakerkesda

Redaksi author photo

Bupati Kubu Raya hadiri Rakerkesda di Gardenia Hotel, Jl Arteri Supadio
Kubu Raya (Kalbar News) - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Kubu Raya di Hotel Gardenia Resort & Spa, Jl Arteri Supadio, Selasa (18/06/2019).

Rakerkesda sebagai forum evaluasi program kesehatan yang sudah dilaksanakan sekaligus pembahasan permasalahan kesehatan berdasarkan skala prioritas.

Dalam Sambutannya Bupati berharap kepada seluruh petugas kesehatan dan pihak terkait lainnya untuk dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta kasus stunting maupun gizi buruk di Kabupaten Kubu Raya.

Muda juga berharap di Rakerkesda ini bisa merumuskan rencana aksi strategis dalam upaya pencapaian standar pelayanan minimal bidang kesehatan.

“Melalui Rakerkesda diharapkan terjadi optimalisasi kerja sama sinergis bersama-sama pemerintah desa dalam mendukung upaya penyelesaian permasalahan kesehatan secara terintegrasi,” tuturnya.

Muda meminta para petugas kesehatan yang ada di Kubu Raya untuk membangun sel aktif dan bergerak langsung ke masyarakat. Juga melakukan inovasi dalam menjalankan program kesehatan.

"Artinya advokasi dan promosi kesehatan jangan dilakukan dengan menunggu, tetapi harus dilakukan secara aktif dengan terjun langsung dan terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar dua  belas indikator standar pelayanan minimal atau SPM bisa terealisasi dengan baik," ujarnya.

Muda mengatakan untuk mencapai dua belas indikator SPM, Dinas Kesehatan Kubu Raya harus bersinergi dengan sektor-sektor terkait lainnya. Misalnya Dinas Pekerjaan Umum untuk urusan infrastruktur.

"Untuk meningkatkan pola hidup sehat masyarakat, tentu Dinas Kesehatan tidak bisa bekerja sendiri dan harus bersinergi dengan sektor lainnya.

Karena seperti untuk memperbaiki infrastruktur, perumahan, sanitasi dan air bersih masyarakat, tentu harus bersinergi dengan Dinas PU dan pihak lainnya. Demikian dengan melakukan edukasi, tentu bisa bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial," terangnya.

Sementara itu Kepala Biro Hukum dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Sundoyo, mengatakan Rakerkesda Kabupaten Kubu Raya sebagai langkah penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Ia mengapresiasi sejumlah program yang digagas Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terkait pembangunan kesehatan.

"Saya pikir apa yang diprogramkan dalam Rakerkesda ini menjadi hal yang luar biasa, karena memang untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat petugas kesehatan tidak bisa hanya menunggu masyarakat yang sakit untuk datang berobat," katanya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Marijan, mengatakan Rakerkesda Kabupaten Kubu Raya difokuskan pada pembahasan tentang upaya dan kerja-kerja yang terkait dengan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Ia menuturkan Rakerkesda diikuti unsur puskesmas se-Kabupaten Kubu Raya yang terdiri dari kepala puskesmas, bidan koordinator, koordinator pengelola program P2M, koordinator pengelolaan program PTM dan nutrisionis, dan unsur Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya.

“Nanti dilakukan penyampaian materi oleh para narasumber yang dilanjutkan diskusi kelompok membahas berbagai permasalahan yang terkait pencapaian dua belas indikator SPM bidang kesehatan, dan dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama,” paparnya.  (tim liputan)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini