-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDDUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Atasi Kelangkaan Elpiji di Kubu Raya, Ini Penjelasan Pertamina

Redaksi author photo
 
Muhamad Irfan, Kepala Cabang Pertamina Kalimantan Barat

Kubu Raya (Kalbar News) - Beberapa pekan terakhir ini terjadi kelangkaan dan tingginya harga gas bersubsidi tabung 3 Kg di daerah pesisir Kubu Raya, khususnya di Kecamatan Batu Ampar, untuk mengatasi langka dan tingginya harga gas tabung 3 Kg itu,  Pertamina Cabang Kalbar berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Senin (10/06/2019).

Pimpinan Pertamina Cabang Kalimantan Barat, Muhammad Ivan Suhada ketika bertemu dengan Wakil Bupati Kubu Raya mengatakan, penyaluran gas elpiji ke daerah pesisir Kubu Raya selama ini terkandala tranportasi, memerlukan biaya yang tinggi untuk menyalurkan gas elpiji ke daerah ini, ditambah lagi tingginya animo masyarakat membeli gas elpiji, ketika gas elpiji itu tiba di daerah itu.

"Ketika barang (gas tabung 3 Kg) datang, warga dari berbagai Desa menyerbu. Memang perlu pengaturan ulang pangkalan-pangkalan agar lebih menyebar, khususnya di daerah-daerah yang memang banyak penduduknya. Ini PR kita bersama," kata Muhammad Ivan Suhada, di ruang Wakil Bupati Kubu Raya.

Selain itu, kata Ivan, perlu adanya penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Pemkab Kubu Raya, agar Pertamina bisa leluasa mengatur dan menyebar pangkalan-pangkalan di suatu daerah, khususnya di daerah pesisir.

"HET bisa diatur dan ditetapkan oleh Bupati, meskipun sudah ada Pergub terkait  HET gas elpiji sebesar Rp16500," tuturnya.

Ia mengakui, saat menjelang Idulfitri 1440 ini pengiriman gas elpiji tabung 3 Kg ke daerah pesisir memang tidak maksimal, karena terkendala transportasi tersebut. Untuk mengatasi hal itu pihaknya melakukan ekstra droping.

"Pada hari Minggu kemarin kami menyalurkan sekitar 1650 tabung ke Desa Padang Tikar, kemudian pada hari ini kami tambah lagi sebanyak 1650. Sore nanti juga kita ada rencana pengiriman, besok baru sampai ke Desa Batu Ampar sekitar 1680. Jadi hari ini saja, kita sudah menyiapkan 3360 tabung untuk dua desa," kata dia.

Ia menyatakan, perlu perhatian bersama, agar penyaluran gas elpiji bersubsidi tabung 3 Kg tepat sasaran sesuai dengan peruntukkannya.

"Kami berharap, Pemda, kepolisian bisa mensupport proses penyaluran tabung gas ini," kata dia.

Menurutnya, sebenarnya elpiji di daerah Pesisir Kubu Raya tidak kekurangan, hanya saja ketika pada momen-momen tertentu terutama saat hari besar, maka terjadi peningkatan penggunaannya. (tim liputan)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini