-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Terkait Kasus Suap Penyelenggara Pemilu di Kubu Raya, ini yang dilakukan Polisi

Redaksi author photo
 
Kapolresta Pontianak, Kombes (Pol) Muhammad Anwar Nasir
Kubu Raya (Kalbar News) – Kapolresta Pontianak, Kombes (Pol) Muhammad Anwar Nasir mengatakan masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi kasus dugaan penyuapan yang dilakukan oleh oknum Caleg di Kubu Raya kepada dua orang penyelenggara Pemilu tingkat Kecamatan di Kubu Raya, yakni MM dan BS.

"Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi, hasil penerimaan dari Gakumdu yang diserahkan ke kita (Polres Kota Pontianak), hasilnya nanti kita sampaikan," kata Kapolres Pontianak, Kombes Pol M Anwar Nasir, ditemui usai menghadiri safari Ramadhan, Gubernur Kalbar di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (9/5).

Anwar mengatakan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dari dugaan kasus penyuapan itu, yakni uang tunai Rp100 juta dan tiga unit telepon seluler.

"Sementara kita memeriksa empat saksi, perkembangannya nanti kita sampaikan lagi," ujarnya.

Ia menjelaskan, ketiga orang ini, baik yang menyuap maupun yang disuap akan  dikenakan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, pasal gratifikasi.

"Nanti akan kita dalami peran mereka masing-masing," pungkasnya.(tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini