-->

BREAKING NEWS

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Warga Keluhkan Air Parit Keruh dan Berlumpur disekitar Bandara Supadio

Redaksi author photo

 
Kondisi Air Parit sekitar Bandara yang keruh dan Berlumpur dikeluhkan Warga
Kubu Raya (Kalbar News) - Sejumlah warga sekitar Bandara Supadio tepatnya Dusun Limbung, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya mengeluhkan kondisi air parit Gertak Kuning  yang keruh bercampur lumpur.

Kondisi air di parit ini menjadi keruh dan berlumpur itu ditengarai disebabkan adanya kegiatan proyek atau rehab saluran air  di Bandara Supadio  yang mengunakan alat berat.

"Bagaimana tidak warga yang sehari - hari menggunakan air parit tersebut untuk keperluan mandi dan mencuci, tapi sejak satu minggu ini, air parit tidak bisa digunakan, karena keruh dan berlumpur," ungkap seorang warga Limbung, Andre, Jumat (5/4).

Ia mengatakan, dengan kondisi air seperti ini, tentunya warga sangat keberatan dan warga berharap ada solusi dari pihak Bandara Supadio maupun kontraktor pelaksana pekerjaan rehab.

Menanggapi persoalan itu, anggota DPRD Kubu Raya, yang juga merupakan warga setempat, Iqbal Asraruddin menyarankan pihak Bandara Supadio atau pelaksana pekerjaan normalisasi itu, untuk menghentikan sementara kegiatan normalisasi khususnya pada siang hari.

"Kegiatan pengerukan bisa dilakukan ketika malam hari saja,  agar di siang hari kegiatan mandi dan mencuci oleh masyarakat tetap berjalan seperti sedia kala," Imbau Iqbal.

Selain itu, mengubah waktu pekerjaan normalisasi parit, pihak pelaksana juga harus memberi tahukan perihal pekerjaan kepada warga, khsusunya kepada kepada ketua RT yang berada di wilayah tepi parit Gertak Kuning.

"Saya berharap situasi masyarakat berjalan normal dan kondusif apa lagi ini sudah mulai memasuki awal musim Kljemarau. Kebutuhan air, baik untuk mandi, mencuci serta aktivitas lainnya yang menggunakan air sangat vital sekali," terang Iqbal.

Selain itu, ia juga  berharap pihak-pihak terkait segera mengambil  tindakan dengan bijaksana agar aktivitas masyarakat kembali berjalan dengan lancar. (jra)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini