-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Bupati Kubu Raya, Walikota dan Kapolresta Pontianak Ajak Petani Untuk tidak Bakar Lahan

Redaksi author photo
Tampak Kapolresta Pontianak, Bupati Kubu Raya, Walikota Pontianak dan Kadis Pertanian Kubu Raya


Kubu Raya (Kalbar News) – Antisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjelang Musim kemarau, Kapolresta Pontianak Kombes (Pol) M Anwar Nasir bersama Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan dan Walikota pontianak, Ir Edi Rusdi kamtono inisiasi pertemuan dengan Petani Kota Pontianak dan Kabupetan Kubu Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya Jl Arteri Supadio, Sabtu (30/03/2019).

Dalam Sambutanya Kapolresta menyampaikan Maksud dan tujuan dilaksanakanya pertemuan ini bertujuan mensosialisasikan Tehnologi Olah Tanam Pertanian Tanpa bakar dan   memastikan Petani melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi tiap tahun.


“Mengolah Tanah itu Pertanian itu tidak harus membakar, ada tehnologi yang bisa dilakukan oleh Petani, tentu harus ada kesdaran dan sinergitas dengan Pemerintah Daerah, sehingga potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan bisa kita minimalisir,”ujar Kapolresta.

Hal Senada disampaikan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan ada beberapa cara yang bisa dilakukan Petani dalam rangka membuka lahan tanpa membakar, petani bisa menerapkan teknologi trichoderma. Dengan teknik tersebut maka para petani dapat membuka lahan dengan tidak harus membakar.

Muda Mengatakan harus ada Inovasi dalam rangka buka lahan Para Petani, apalagi Mungkin ada Petani yang tidak tergabung Gapoktan dan melakukanya secara Spontanitas dan tidak terdata didalam Gapoktan.

“Nah, kita harus cari metode yang bisa langsung dilakukan. Penyuluh-penyuluh kita bersama penyuluh masyarakat yang sudah paham segera kita ajak untuk ke masyarakat yang memang masih membakar lahan. Para petani dapat dilatih atau diajak langsung learning by doing,” ucapnya.

Di tempat yang Sama, Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan Pemerintah Kota akan melakukan satu kegiatan yang Sinergis dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sebagai Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak, sehingga jika terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan maka akan berdampak di dua daerah ini.

“Pemerintah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya akan lakukan sinergisitas dalam rangka mencegah terjadinya Karhutla, salah satunya adalah pertemuan dengan Para Petani ini,” Jelas Edi.

Edi mengatakan langkah yang akan dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya diantaranya adalah pembangunan sumur bor di titik-titik lokasi endemik kebakaran lahan.(tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini