-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Massa Aniaya 2 Pencuri Sarang Burung Walet dalam Tahanan Mapolsek Empanang

Redaksi author photo
Kondisi 2 Tersangka Pencurian Sarang Burung Walet Pasca Penganiayaan Massa (*)

Kapuas Hulu (Kalbar News) – Kesal atas maraknya pencurian Sarang Burung Walet di Kecamatan Empanang Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, sejumlah warga melakukan penganiayaan terhadap 2 Pelaku Pencurian, Sabtu (12/1/2019).

Kedua tersangka Pencuri AN (44) dan FA (36) yang dalam penanganan Polsek Empanang didatanggi Massa yang kesal dengan tindakan pencuran Sarang Burung walet yang dilakukan oleh kedua tersangka.

Puluhan Orang dengan berbekal senjata tajam berhasil menerobos masuk Mapolsek Empanang dan langsung menganiaya kedua tersangka di dalam tahanan.

Hal ini dibenarkan Kapolres Kapuas Hulu AKBP Handoyo dikarenakan jumlah Personil saat itu kalah jumlah sehingga tidak dapat membendung kedatangan Massa yang berjumlah Puluhan Orang.

Kejadian terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Karena jumlah massa lebih banyak, anggota Polsek tidak mampu menahan massa untuk masuk, ujar Handoyo.

Kejadian yang berlangsung sekitar 15 menit, mengakibatkan kedua korban mengalami luka yang cukup serius dengan memar dan robek pada bagian wajah, tangan, lutut dan paha.

Melihat kondisi kedua tersangka yang menjadi korban amukan massa tersebut segera kita larikan ke Puskesmas Empanang untuk dilakukan penanganan medis.

Saat ini peristiwa ini masih dalam penangananKepolisian dan korban penganiayaan dalam perawatan Rumah Sakit terdekat. (tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini