-->

BREAKING NEWS

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Tertangkap tangan Pungli Kepala Dinas PUTR Ketapang ditangkap Polda Kalbar, ini modusnya

Redaksi author photo

 
Kantor Dinas PUTR Kab Ketapang
Ketapang (Kalbar News)  – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang, DG diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sejumlah kontraktor. Ia disebut meminta fee sejumlah lima persen dari nilai proyek.

"Dana proyek yang sudah selesai ditahan oleh Kadis PUTR selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dengan catatan harus setor berupa lima persen dari nilai proyek," ungkap Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono.

Kapolda Kalbar juga membeberkan barang bukti yang disita oleh Ditreskrimsus dalam operasi tersebut. Di antaranya sejumlah uang yang ditemukan dalam beberapa amplop yang disita dari pejabat Dinas PUTR dan dari pihak kontraktor.

Dalam Operasi Tangkap Tangan itu berhasil menyita uang jutaan rupiah, yaitu Rp 5.775.000 dari Kadis PUTR Ketapang, Rp 6.370.000 dari Kasi Perencanaan Bidang Bina Marga, Rp 5.217.000 dari kontraktor, dan Rp. 220.000 dari YF yang juga merupakan kontraktor.

Kapolda Kalbar, Didi Haryono, mengatakan OTT terhadap pungli di Dinas PUTR tersebut menindaklanjuti laporan dari sejumlah kontraktor. Kontraktor yang resah pungli di Dinas PUTR melaporkan ke Polda pada 19 Oktober 2018 lalu.

Dari OTT pungli tersebut polisi juga mendapati sejumlah amplop yang berisi uang Rp1.500.000 dari CV Malida Utama, Rp. 2.000.000 dari CV Citra Kenalis, dua amplop yang berisi masing-masing Rp. 300.000, Rp 1.500.000.

"Yang bersangkutan melanggar pasal 12 huruf (e) atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal  5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang," ungkap Didi. (tim liputan)

Editor : Edi S


Komentar Anda

Berita Terkini