-->

BREAKING NEWS

RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Siti Mukarromah : Fatayat NU sebagai wadah pencetak Kader Perempuan Produktif dalam segala bidang.

Redaksi author photo
Siti Mukarromah, S.Ag, M.Ap Wakil Ketua PP Fatayat NU (*)

Pontianak (Kalbar News) - Fatayat NU Kalimantan Barat lakukan Musyawarah atau Konfrensi Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (25/8/2018).

Konferensi Wilayah (Konferwil) Fatayat NU Kalbar di hadiri Siti Mukarromah, S.Ag, M.Ap Wakil Ketua Pimpinan Pusat.Fatayat NU, Hj Margaret Alyatul Maimunah, M.Si Sekjen PP Fatayat NU beserta beberapa Pengurus lainya yang tiba dari Jakarta walau harus mengalami dellay penerbangan karena kabut asap yang melanda Kalimantan Barat. 

Dalam pengantar Konferwil Fatayat NU Kalbar Siti Mukarromah, S.Ag, M.Ap Wakil Ketua Pimpinan Pusat.Fatayat NU, mengatakan untuk regenerasi dan Reorganisasi Kepengurusan Fatayat dalam rangka penguatan Kader-kader Fatayat Nahdlatul Ulama di Kalimantan Barat.

“Kami hadiri dan laksanakan Konfrensi Wilayah ini dalam rangka penguatan Kader-kader Fatayat Nahdlatul Ulama di Kalimantan Barat, kami memahami karakter giografis di Kalimantan Barat ini, maka kami perlu dampingi hingga Kaderisasi dan Konsolidasi Fatayat NU bisa berjalan dengan baik, kepengurusan yang lalu sudah baik, kami berharap kedepan akan lebih baik lagi,” Jelas Siti Mukarromah.

Aktifis Perempuan yang Juga Anggota DPRR-RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah ini mengatakan, Fatayat NU merupakah wadah berorganisasi yang berupaya mencetak kader-kader Perempuan produktif selain bisa mengisi Pembangunan dan Kemerdekaan minimal untuk kaumnya.

“Fatayat NU adalah wadah perempuan-perempuan Produktif yang bisa dan mampu berkiprah dalam dunia Sosial, Pendidikan, Kesehatan minimal dalam keluarga sehingga menjadi Keluarga yang sakinah wa rohmah, termasuk juga membangun Kapasitas perempuan untuk terjun ke ranah publik,” pungkasnya. (tim liputan)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini