-->

BREAKING NEWS

PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Pangdam XII/TPR turun langsung padamkan Karhutla di Kubu Raya : Membakar hutan dan lahan adalah tindakan kejahatan.

Redaksi author photo

 
Pangdam XII/TPR Mayjend Achmad Supriyadi turun langsung Padamkan Karhutla di Kubu Raya (*)
Kubu Raya (Kalbar News) – Kebakaran lahan di Kalimantan Barat akhir-akhir ini meningkat prosentasenya, hampir setiap saat laporan warga akan terjadinya kebakaran dilahan-lahan yang akibatkan kabut asap bahkan seringkali merembet hingga ke permukiman warga, seperti yang terjadi di perbatasan Dusun Punggur kecil dengan daerah Sekunder C Desa Rasau Jaya Umum Kecamatan Rasau Jaya  Kabupaten Kubu Raya, Jumat (17/08/2018).

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Achmad Supriyadi turun langsung bersama-sama prajurit berjibaku memadamkan api di daerah perbatasan Dusun Punggur kecil dengan daerah Sekunder C Desa Rasau Jaya Umum Kecamatan Rasau Jaya  Kabupaten Kubu Raya.
 
Pagdam XII/TPR Mayjend Achmad Supriyadi bersama Prajurit TNI di titik Karhula di Kubu Raya (*)
Pangdam XII/Tpr mengatakan kebakaran yang terjadi dan asap yang ditimbulkan sudah luar biasa, ada indikasi kebakaran memang disengaja dan direncanakan. Satu titik dipadamkan tetapi muncul lagi di titik yang lain. Membakar hutan dan lahan adalah suatu tindakan kejahatan. Kebakaran yang terjadi memang sangat sulit untuk dipadamkan karena terjadi di lahan gambut. 

Api padam dipermukaan tetapi masih hidup dibagian bawanya, sehingga prajurit yang memadamkan harus ekstra teliti dan hati hati memperhatikan lahan yang terbakar, tidak hanya untuk menyakinkan padamnya api tetapi juga jangan sampai terperosok ke lubang berapi.

Mayjen TNI Achmad Supriyadi meminta kepada pemerintah daerah sampai ke tingkat kecamatan dan desa serta instansi terkait untuk terus memberikan penyuluhan kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan membakar. 

Memberikan penjelasan  tentang dampak dari asap yang ditimbulkan sangat mengancam jiwa dan kesehatan masyarakat terutama anak-anak yang dalam jangka panjang merupakan generasi penerus bangsa, dan sangat mengganggu transportasi udara dan darat.

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Achmad Supriyadi dengan tegas menghimbau kepada para pembakar hutan dan lahan untuk segera menghentikan kebiasaan membuka lahan dengan membakar.

"Saya akan membentuk tim patroli bersenjata untuk menangkap siapa saja yang dengan sengaja membuka lahan dengan membakar  dan akan saya serahkan ke pihak kepolisian untuk diproses. Dan saya perintahkan untuk dilumpuhkan apabila ada oknum yang menghalangi atau melawan saat diamankan," Tegas Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Achmad Supriyadi. (tim liputan)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini