-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Mengenal Sosok AKBP Hartono, Wadir Resnarkoba Polda Kalbar yang Tertangkap Membawa Sabu di Bandara Soekarno-Hatta

Redaksi author photo

ilustrasi

Pontianak (Kalbar News) - Wadir Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat, AKBP Hartono, dicopot dari jabatannya setelah tertangkap membawa sabu seberat 12 gram di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Menurut penelusuran Kalbar News, Senin (30/7), pria kelahiran Magetan, 24 April 1975 ini merupakan lulusan AKABRI tahun 1997. 

Selama berkarier, Hartono tak pernah lepas dari pekerjaannya di bagian reserse khususnya narkoba. Di tahun 2007, Hartono pernah berkarier sebagai Kanit 2 Satuan Penyidikan Direktorat Narkoba Polda Sultra dan Kasat Narkoba Polresta Kendari.

Tahun 2008, Hartono kembali ke Polda Sultra sebagai Kanit 1 Satuan Penyidikan Direktorat Narkoba namun hanya 3 bulan, sebelum akhirnya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Dua tahun kemudian, dirinya menjabat sebagai Wakapolres Buton Sulawesi Tenggara.

Dari tahun 2011 hingga 2015, Hartono berkarier di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra, sebelum melakukan pendidikan Sespimmen di tahun 2017.

Usai pendidikan, Hartono naik jabatan menjadi Wadirresnarkoba Polda Kalimantan Barat sejak 27 Oktober 2017. Namun belum setahun menjabat, Hartono harus merelakan jabatannya dicopot, karena kedapatan membawa sabu di Bandara Soetta, usai mengikuti pelatihan reserse di Bareskrim Polri.

Pencopotan Hartono sendiri tertuang dalam Surat Telegram bernomor ST/1855/VII/KEP/2018 tanggal 28 Juli 2018. Surat telegram Kapolri yang ditandatangani ASDM Polri Irjen Arief Sulistyanto merujuk pada keputusan Kapolri nomor KEP/1035/VII/2017 tanggal 28 Juli tentang pemberhentian dari dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri.

Hartono ditangkap pada Sabtu (28/7) sekitar 06.00 WIB di Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Saat ditangkap, Hartono hendak terbang dari Jakarta menuju Kendari, Sulawesi Tenggara. Kini dia sudah berada di Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan di Pusat Pengamanan Internal Divisi Propam Polri. (Sumber : kmpr/tim liputan)

Editor : Edi S

Komentar Anda

Berita Terkini