-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Heboh....Sapi Qurban Mengamuk dan Kabur Menyeberangi Sungai di Rasau Jaya Umum, ini kisahnya

Redaksi author photo
Sapi Kurban Mengamuk di Rasau Jaya Umum Kab Kubu Raya (ilustrasi)

Kubu Raya (Kalbar News) - Seekor sapi yang akan dikurbankan lepas dari ikatan. Sapi tersebut mengamuk dan kabur hingga menyeberangi sungai. Peristiwa itu terjadi di Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (22/8/2018) siang.

Awalnya sapi tersebut baru diturunkan dari mobil pengangkut dan hendak diikat di halaman Masjid Jami Baiturrahman. Setelah mengamuk, sapi ini langsung kabur dan menyeberangi sungai.

"Tadi  sapi ini baru datang dari kandang. Pas mau diturunkan dia mengamuk. Mungkin karena talinya rapuh, sapi ini langsung lari," jelas Bachtiar, Panitia Kurban Masjid Jami Baiturahman Rasau Jaya Umum kepada kalbarnews disela-sela mengejar sapi.

Awalnya, kata Bachtiar, sapi ini kabur dan menabrak dapur rumah warga di dekat kawasan masjid. Kemudian kabur lari ke pinggiran sungai dan akhirnya menyeberangi sungai.

Bachtiar mengatakan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban. Tidak lama kemudian, sapi bisa ditangkap kembali. "Tidak ada korban. Cuma banyak yang berhamburan ketakutan," ujarnya.

Sapi ini berhasil ditangkap kembali di daerah seberang sungai. Tepatnya di desa sebelah. Yakni Desa Rasau Jaya I. Jarang dari masjid ke lokasi penangkapan terakhir, kata Bachtiar, sekitar satu kilometer.

Penangkapan sapi ini cukup alot. Sapi masih saja berontak ketika dinaikkan dari sungai ke daratan dan ke mobil pengangkut. Bahkan, pemilik/peternak sapi itu pun nyaris diamuk hewan ternaknya.

"Tapi, Alhamdulillah sekitar satu jam sapi ini bisa kita evakuasi dan bawa lagi ke masjid. Sudah disembelih," pungkasnya. (tha/tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini