-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDDUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Rusman Ali : Kubu Raya Raih WTP 4 Tahun berturut-turut, Tunjukkan Komitmen Kelola Pemerintah Daerah

Redaksi author photo
Bupati Kubu Raya terima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Prov Kalbar

Kubu Raya (Kalbar News)  - Bupati Kubu Raya Rusman Ali menyampaikan jika Kabupaten Kubu Raya kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.

Berdasarkan Hasil Pemeriksaan atas LKPD TA 2017, maka BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sanggau, Kabupaten sekadau, Sintang, Landak dan Kabupaten Ketapanag serta Kota Pontianak.

Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menegaskan, WTP merupakan kewajiban yang harus diraih seperti tahun lalu. Jika penilaian BPK menurun menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atau bahkan disclaimer maka kata Rusman Ali, ada permasalahan dalam roda pemerintahannya.

“Ini merupakan satu kewajiban karena WTP itu wajib, kalau sampai disclaimer, WDP, itu ada masalah. Harapan kami untuk menyajikan laporan keuangan yang wajar itu seperti apa, APBD ini uang masyarakat jadi harus transparan dan akuntabel,” katanya, Rabu (30/5/2018).

Rusman Ali menyampaikan, untuk mendapatkan opini WTP dari BPK RI dirinya memberikan tekanan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bekerja secara maksimal. Untuk itu Rusman Ali selalu mengumpulkan kepala OPD dalam setiap tiga bulan sekali untuk berdiskusi dan bermusywarah terkait hal-ahal apa saja yang menjadi kendala dalam pengelolaan keunangan daerah serta apa saja kendala dalam menjalankan program. Sehingga dengan adanya masukan, sharing dan diskusi secara terbuka, semua persoalan-persoalan dapat diatasi dan diselesaikan dengan baik.

“Saya dan pak Hermanus selalu membuka ruang untuk kita semua diskusi bersama-sama, itu sebabnya kita selalu mengedepankan keharmonisan dalam bekerja. Dengan hubungan yang harmonis, kita akan lebih tenang dan lebih leluasa untuk bertanya dan berdiskusi. Sehingga kita semua bisa secara bersama-sama meminimalisir kesalahan-kesalahan dlaam pengelolaan keuangan daerah,” terang Rusman Ali. 

Rusman Ali berharap, dengan berhasil mempertahankan WTP selama 4 tahun beruntun ini, menunjukan semakin baiknya komitmen Pemerintah Kubu Raya dalam mengelola dan mempertanggung jawabkan Keuangan Daerah untuk sebesar-besarnya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Sebagaimana diketahui, ini merupakan catatan terbaik Pemerintah Kubu Raya sejak berdiri tahun 2007 lalu. Dimana sejak tahun 2015, Rusman Ali mampu membawa Kubu Raya WTP hingga tahun 2018 ini untuk pertanggung jawaban anggaran 2017. 

Dengan demikian sejarah Kubu Raya mencatat bahwa WTP 4 tahun beruntun ini adalah pencapaian terbaik sepanjang sejarah Kubu Raya.(tim liputan)

Editor : Heri K
 
Komentar Anda

Berita Terkini