![]() |
| Musda VI Golkar Sekadau Digelar, Konsolidasi dan Regenerasi Kepemimpinan Jadi Agenda Utama |
Musda lmengusung tema “Suara Rakyat Suara Golkar, Golkar Solid Indonesia Maju”. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan program kerja DPD Golkar Kabupaten Sekadau periode 2026–2030.
Sejumlah pengurus Golkar tingkat provinsi dan kabupaten turut hadir, di antaranya Ketua DPD I Golkar Kalimantan Barat Ichfany, Ketua Harian DPD I Golkar Kalbar H. Prabasa Anantara, serta Fransiskus Ason yang menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kabupaten Sekadau.
Hadir pula perwakilan Pemerintah Kabupaten Sekadau, anggota DPRD dari Fraksi Golkar, pengurus organisasi sayap partai, serta kader Golkar dari sejumlah kecamatan.
Ketua Panitia Musda VI, Zainal SH, mengatakan, pelaksanaan musyawarah daerah merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk melakukan konsolidasi dan menyusun program kerja partai ke depan.
Selain itu, Musda menjadi forum untuk memilih dan menetapkan kepemimpinan Golkar Kabupaten Sekadau periode 2026–2030.
Menurut Zainal, kegiatan tersebut diikuti pengurus DPD Golkar Kabupaten Sekadau, organisasi sayap partai, kader, serta pengurus tingkat kecamatan.
"Pembiayaan kegiatan berasal dari sumbangsih pengurus dan kader tanpa menerima donasi dari pihak luar," ungkap Zainal.
Sementara itu, Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Sekadau Fransiskus Ason mengapresiasi tingginya kehadiran peserta dalam Musda tersebut. Menurut dia, antusiasme kader yang hadir melampaui perkiraan awal, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi organisasi.
Ason berharap Musda dapat menjadi titik awal pembenahan dan penguatan partai di Kabupaten Sekadau.
"Saya tekankan pentingnya konsolidasi serta penyegaran kepengurusan dengan memberikan ruang kepada kader yang dinilai aktif dan memiliki komitmen terhadap partai," pesan Ason.
Dia juga mengingatkan bahwa Golkar pernah meraih kemenangan dalam kontestasi politik di Kabupaten Sekadau, meskipun belum berhasil menempati posisi pimpinan. Karena itu, seluruh kader diminta menjaga optimisme dan meningkatkan kerja politik untuk menghadapi pemilu mendatang.
Dari unsur pemerintah daerah, Staf Ahli Bupati Sekadau,Hermansyah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Musda VI Golkar.
Menurut Hermansyah, Musda bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan juga momentum evaluasi, konsolidasi, silaturahmi, serta pengambilan keputusan strategis bagi keberlangsungan organisasi.
Dia berharap kepemimpinan Golkar ke depan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sekadau.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar atas kerja sama dan kontribusinya dalam pembangunan Kabupaten Sekadau hingga memasuki usia ke-23 tahun pada 2026,” ucap Hermansyah.
Ketua DPD I Golkar Kalimantan Barat, Ichfany, dalam arahannya mengajak seluruh kader Golkar Kabupaten Sekadau menjadikan Musda sebagai momentum evaluasi sekaligus menyusun strategi untuk memperkuat posisi partai.
Dia mengingatkan bahwa soliditas organisasi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya sebatas komitmen dalam kegiatan formal partai.
Ichfany juga menegaskan bahwa Golkar merupakan partai yang terbuka bagi berbagai latar belakang masyarakat. Prinsip tersebut, menurut dia, menjadi salah satu kekuatan yang membuat Golkar mampu bertahan hingga berusia 62 tahun.
Dia meminta seluruh kader, termasuk anggota Fraksi Golkar di DPRD, tidak cepat berpuas diri dengan capaian politik saat ini. Peningkatan perolehan kursi dalam pemilu mendatang harus menjadi salah satu target perjuangan partai.
"Saya harap anggota legislatif dan seluruh jajaran pengurus untuk lebih aktif membangun komunikasi dengan masyarakat serta memperkuat kerja politik di daerah," pesan Ichfany.
Ichfany juga menyoroti posisi Golkar dalam pemerintahan nasional. Menurut dia, keterlibatan kader Golkar dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto harus menjadi motivasi bagi kader di daerah untuk turut mengambil peran strategis dalam pembangunan.
Melalui Musda VI ini, Golkar Kabupaten Sekadau diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, melakukan regenerasi kepemimpinan, serta merumuskan strategi politik yang lebih efektif dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Berdasarkan agenda panitia, setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan empat tahapan rapat paripurna sebelum ditutup pada sore hari.(Al)
Editor : Aan
