
Pembangunan Kubu Padi Akan Di Lanjutkan Tahun 2027
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menargetkan pembangunan jalan poros yang menghubungkan kawasan Kubu Padi hingga Kuala Mandor B dapat dituntaskan pada 2027. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyiapkan program bantuan keuangan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung percepatan pembangunan tersebut.
Sujiwo menjelaskan, pembangunan akan dimulai dari titik nol di kawasan Kubu Padi, kemudian dilanjutkan hingga tersambung dengan ruas jalan yang telah dibangun sebelumnya. Konektivitas ini diharapkan mampu menghidupkan aktivitas masyarakat dan memperlancar mobilitas antarwilayah.
“Sehingga jalan raya ini nanti benar-benar hidup. Dari Desa Retok, Kubu Padi, Sungai Nol sampai Kuala Mandor B, semuanya diharapkan bisa melalui jalur ini,” ujarnya.
Ia mengakui, kondisi fiskal daerah menjadi tantangan dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur tersebut. Meski demikian, pihaknya terus berupaya mencari solusi agar kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi.
Sujiwo berharap pembangunan dapat diselesaikan pada 2027. Namun, apabila belum memungkinkan untuk dituntaskan seluruhnya, penyelesaian akan terus diupayakan pada tahun berikutnya, dengan target paling lambat 2028.
Selain pembangunan jalan, Sujiwo juga menyoroti pentingnya pemerataan penerangan jalan umum (PJU), terutama di ruas yang masih gelap.
Menurutnya, penerangan jalan bukan sekadar memperindah kawasan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan dan keamanan masyarakat. Jalan yang minim penerangan dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas.
“Pertama rawan kecelakaan lalu lintas, yang kedua juga rawan kriminalitas. Karena itu, kami berpikir bagaimana semua pelosok bisa terang benderang,” katanya.
Pemasangan PJU akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kawasan yang menjadi prioritas hingga menjangkau ruas jalan lainnya. Pemerintah daerah berharap penerangan yang memadai dapat membuat masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas, khususnya pada malam hari.
Sujiwo menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh mematikan semangat untuk membangun daerah. Ia meminta dukungan dan doa masyarakat agar rencana pembangunan jalan serta pemerataan penerangan dapat terealisasi sesuai target.
Dengan pembangunan jalan yang berkelanjutan dan dukungan PJU, kawasan Kuala Mandor B diharapkan semakin terhubung, aktivitas ekonomi masyarakat berkembang, serta keselamatan pengguna jalan lebih terjamin. (Tim Liputan)
Editor : Aan