Bupati Sujiwo Tegaskan Umrah Juara MTQ Kubu Raya Tanpa APBD, Murni Gotong Royong Donatur

Editor: Redaksi author photo

Bupati Sujiwo Tegaskan Umrah Juara MTQ Kubu Raya Tanpa APBD, Murni Gotong Royong Donatur
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)– Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah bergotong royong memberangkatkan juara pertama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) untuk menunaikan ibadah umrah. Ia menegaskan, biaya keberangkatan tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan berasal dari bantuan para donatur.

Sujiwo secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Lasarus yang telah memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk mendukung keberangkatan juara pertama MTQ. Apresiasi juga disampaikan kepada Gusti Darmansyah, Wakil Bupati Kubu Raya, Darwis, Habib Ahmad, serta para donatur lainnya, termasuk Habib Toha.

Menurut Sujiwo, semangat berbagi yang ditunjukkan para donatur menjadi bukti bahwa penghargaan kepada para peserta MTQ dapat diwujudkan melalui kebersamaan dan kepedulian.

“Alhamdulillah, ini luar biasa. Kita bergotong royong. Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kubu Raya mengucapkan terima kasih kepada semua donatur karena program umrah ini tidak menggunakan APBD,” ungkapnya.

Tak hanya juara pertama, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga memberikan apresiasi kepada para peserta berprestasi hingga peserta yang belum berhasil meraih medali.

Juara pertama MTQ memperoleh bonus Rp8 juta dan fasilitas umrah gratis. Juara kedua mendapatkan bonus Rp6 juta sekaligus wisata religi ke Jawa Timur, sedangkan juara ketiga menerima bonus Rp5 juta dan kesempatan mengikuti wisata religi serupa.

Sementara itu, peserta yang meraih juara harapan juga mendapatkan bonus dengan besaran yang disesuaikan. Bahkan, peserta yang belum berhasil menyumbangkan medali tetap memperoleh apresiasi sebesar Rp1 juta.

Sujiwo menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan karena seluruh peserta telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengikuti MTQ serta membawa nama Kabupaten Kubu Raya.

Baginya, apresiasi tidak semata-mata diukur dari medali yang diraih, tetapi juga dari perjuangan dan pengorbanan para peserta selama mengikuti kompetisi.

Lebih lanjut, Sujiwo meminta dukungan dan doa masyarakat agar Kubu Raya mampu mempertahankan prestasi sebagai juara umum pada penyelenggaraan MTQ berikutnya.

Ia mengakui, mempertahankan gelar juara umum bukanlah pekerjaan mudah. Diperlukan kerja keras, persiapan matang, pembinaan berkelanjutan, serta dukungan semua pihak agar prestasi tersebut dapat kembali diraih.

“Mempertahankan itu lebih berat daripada merebut. Karena itu, kita harus bekerja keras bersama-sama agar prestasi Kubu Raya pada MTQ mendatang bisa tetap terjaga,” pungkasnya. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini