![]() |
| BULOG Singkawang Perkuat Peran RPK, Deklarasikan Komitmen Jaga Stabilitas Harga Beras SPHP |
KALBARNEWS.CO.ID (SINGKAWANG) – Perum
Bulog Cabang Singkawang bersama Bank BNI, Dinas Pangan, dan Dinas Perindustrian
dan Perdagangan (Disperindag) memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas
pasokan dan harga pangan melalui kegiatan Gathering Sahabat Rumah Pangan Kita
(RPK) di Cafe Kopikoe, Kota Singkawang, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan
memperkuat strategi dan peran jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) dalam menjaga
stabilitas distribusi serta harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan
(SPHP), sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah, lembaga perbankan,
Perum Bulog, dan pelaku usaha dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Gathering Sahabat RPK menjadi
wadah koordinasi, komunikasi, dan penguatan kemitraan untuk mengoptimalkan
penyaluran beras SPHP agar berjalan tertib, transparan, dan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, seluruh
pihak diharapkan semakin memperkuat kerja sama dalam mendukung kelancaran
distribusi, menjaga ketersediaan pasokan, serta memastikan masyarakat
memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.
Dalam kegiatan tersebut, para
pelaku usaha dan mitra resmi Perum Bulog yang tergabung dalam jaringan RPK di
wilayah Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang turut
menyatakan komitmen bersama melalui deklarasi untuk mendukung kebijakan pemerintah
dalam program SPHP.
Deklarasi tersebut menjadi bentuk
keseriusan para mitra RPK dalam menjalankan distribusi beras SPHP secara
tertib, transparan, dan bertanggung jawab.
Empat Komitmen Mitra RPK
Dalam deklarasi bersama tersebut,
para mitra RPK menyampaikan empat komitmen utama.
Pertama, mendukung penuh
kebijakan pemerintah dan Perum Bulog dalam program SPHP, khususnya penyaluran
beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memperoleh kebutuhan
pangan dengan harga terjangkau.
Kedua, menyalurkan beras SPHP
secara tertib, transparan, dan tepat sasaran dengan mematuhi ketentuan Harga
Eceran Tertinggi (HET), kuota distribusi, serta sistem pemesanan resmi melalui
aplikasi Klik SPHP.
Ketiga, menolak segala bentuk
penyimpangan dalam penyaluran beras SPHP, termasuk penjualan melebihi kuota
transaksi, pengemasan ulang atau repacking, serta penjualan dengan harga di
atas HET.
Keempat, berperan aktif sebagai
mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan
serta mendukung langkah penegakan hukum terhadap pelaku pelanggaran demi
mewujudkan keadilan sosial dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Melalui empat komitmen tersebut,
jaringan RPK diharapkan tidak hanya menjadi saluran distribusi beras SPHP,
tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keterjangkauan harga pangan
bagi masyarakat.
Perkuat Sinergi dan Pengawasan
Distribusi
Keterlibatan berbagai pemangku
kepentingan dalam kegiatan Gathering Sahabat RPK mencerminkan pentingnya
kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
Perum Bulog berperan dalam
mendukung ketersediaan dan penyaluran beras SPHP. Sementara itu, sinergi dengan
Bank BNI, Dinas Pangan, serta Disperindag diharapkan dapat memperkuat
koordinasi, pengawasan, dan kelancaran pelaksanaan program di lapangan.
Penguatan jaringan RPK juga
menjadi bagian dari upaya memastikan distribusi beras SPHP berjalan sesuai
ketentuan, mulai dari proses pemesanan, penyaluran, hingga penjualan kepada
masyarakat.
Dengan koordinasi yang lebih
baik, potensi penyimpangan dalam distribusi diharapkan dapat diantisipasi sejak
dini.
Para mitra RPK pun diharapkan
semakin meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan distribusi dan harga jual,
serta menjalankan kegiatan usaha secara profesional dan bertanggung jawab.
Jaga Stabilitas Harga dan Daya
Beli Masyarakat
Melalui kegiatan Gathering
Sahabat RPK dan deklarasi komitmen bersama, Perum Bulog Cabang Singkawang
bersama seluruh mitra berupaya memperkuat jaringan distribusi pangan di Kota
Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang.
Sinergi tersebut diharapkan dapat
mendukung kelancaran penyaluran beras SPHP, mengantisipasi potensi
penyimpangan, serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah tersebut.
Komitmen bersama ini juga menjadi
bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat,
khususnya kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan akses
terhadap pangan dengan harga terjangkau.
Dengan dukungan Perum Bulog, Bank
BNI, Dinas Pangan, Disperindag, serta para mitra RPK, ketersediaan dan
keterjangkauan beras SPHP di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang
diharapkan dapat semakin optimal dan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut diharapkan
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan
daerah melalui distribusi beras yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab.
(tim liputan).
