Sujiwo Sulap Pasar Kakap Jadi Destinasi Wisata Baru, Festival Robo-robo Disiapkan Lebih Modern dan Bebas Kumuh

Editor: Redaksi author photo

Sujiwo Sulap Pasar Kakap Jadi Destinasi Wisata Baru, Festival Robo-robo Disiapkan Lebih Modern dan Bebas Kumuh

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)
– Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, memastikan penataan kawasan Pasar Kakap terus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya menata pedagang kaki lima (PKL), pemerintah juga menyiapkan kawasan tersebut menjadi destinasi wisata baru yang memadukan wisata kuliner, ruang publik, budaya, dan UMKM.

Saat meninjau lokasi, Sujiwo mengatakan perubahan yang terlihat saat ini baru sebagian dari konsep besar yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

"Teman-teman media bisa melihat sendiri progres penataan Pasar Kakap. Ini bukan hanya kawasan ini saja, tetapi mulai dari terminal lama yang akan dijadikan pujasera, kawasan vihara, TPI, dermaga, hingga bundaran dan taman semuanya akan ditata secara menyeluruh," ujar Sujiwo.

Ia menjelaskan, pemerintah juga akan merevitalisasi bundaran, menambah penerangan jalan umum (PJU), serta mempercantik kawasan dengan ruang terbuka hijau agar semakin nyaman dikunjungi masyarakat.

Menurut Sujiwo, tujuan utama penataan tersebut adalah menjadikan Pasar Kakap sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kubu Raya yang mampu menarik pengunjung, baik dari Kubu Raya maupun Kota Pontianak.

"Harapan saya, Pasar Kakap benar-benar menjadi pilihan masyarakat Kubu Raya maupun Kota Pontianak untuk berwisata. Walaupun penataan belum selesai, perubahan sudah mulai terlihat," katanya.

Sujiwo mengapresiasi kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimcam, pemerintah desa, hingga para pelaku usaha yang ikut mempercantik kawasan melalui pengecatan, pemasangan lampu, dan menjaga kebersihan.

Ia menegaskan, keberhasilan penataan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

"Inilah yang kami harapkan, ada partisipasi masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kalau kawasan ini dijaga bersama, manfaatnya juga akan kembali kepada masyarakat," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sujiwo mengungkapkan bahwa Taman Pasar Kakap dijadwalkan diresmikan pada 7 Agustus 2026, sedangkan Festival Robo-robo akan digelar pada 12 Agustus 2026 dengan konsep yang lebih modern, tertata, dan tetap mengedepankan nilai-nilai budaya Melayu.

Untuk memeriahkan festival tersebut, Sujiwo mengaku akan memberikan dukungan pribadi dengan menghadirkan penyanyi Weni bersama sejumlah artis lokal sebagai hiburan bagi masyarakat.

"Festival Robo-robo tahun ini harus berbeda. Jangan lagi identik dengan kesan kumuh. Kita ingin nilai budayanya tetap kuat, UMKM berkembang, masyarakat terhibur, dan kawasan tetap bersih serta tertata," pungkasnya

Share:
Komentar

Berita Terkini