
BMKG Catat 1.911 Titik Panas di Kalbar, Ketapang dan Sanggau Jadi Daerah Terbanyak
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK ) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mencatat 1.911 titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan pemantauan satelit pada 5 Agustus 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.
Dari jumlah tersebut, 68 hotspot berada pada tingkat kepercayaan rendah, 1.816 tingkat kepercayaan menengah, dan 27 hotspot berkategori tingkat kepercayaan tinggi.
Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 575 titik, disusul Sanggau sebanyak 451 titik. Selanjutnya, Melawi tercatat 153 titik, Sintang 149 titik, Sekadau 139 titik, Kapuas Hulu 134 titik, Kayong Utara 116 titik, Kubu Raya 99 titik, Landak 76 titik, Bengkayang 12 titik, dan Mempawah 7 titik. Sementara Pontianak dan Singkawang tidak terdeteksi adanya hotspot.
BMKG menjelaskan, data hotspot diperoleh melalui sensor VIIRS dan MODIS pada satelit NOAA-20, S-NPP, Terra, dan Aqua. Titik panas merupakan indikasi awal adanya sumber panas yang berpotensi berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski tidak selalu menunjukkan telah terjadi kebakaran.
BMKG juga mengingatkan bahwa pada wilayah yang tertutup awan atau berada di zona kosong (blank zone), hotspot tidak dapat terdeteksi sehingga pemantauan di lapangan tetap diperlukan.
Sumber data: BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, Sebaran Titik Panas Kalbar 5 Agustus 2026. (Tim Liputan)
Editor : Aan