KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Direktur Perumdam Tirta Raya Kabupaten Kubu Raya Harmawan memastikan proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 300 liter per detik di Sungai Rengas terus dipercepat. Saat ini, proses telah memasuki tahap finalisasi nilai investasi bersama PT Rafa Karya Indonesia. Jumat (10/6/2027).Direktur Perumdam Tirta Raya Kabupaten Kubu Raya Harmawan
Harmawan menjelaskan, sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 15 Januari 2026, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari pembebasan lahan, penyusunan studi kelayakan (feasibility study/FS), hingga penyusunan detail engineering design (DED).
"Dalam beberapa minggu ke depan kami menargetkan finalisasi nilai investasi. Setelah itu, pekerjaan akan segera dilelang sehingga pembangunan fisik bisa dimulai sesuai jadwal," ujarnya.
IPA tersebut nantinya akan melayani empat wilayah, yakni Desa Sungai Rengas, Rengas Kapuas, Pal 9, dan Desa Sungai Kakap. Berdasarkan hasil survei, terdapat sekitar 32 ribu sambungan rumah yang berpotensi menjadi pelanggan layanan air bersih dari proyek tersebut.
Menurut Harmawan, untuk Desa Sungai Rengas dan Rengas Kapuas ditargetkan mulai menikmati layanan air bersih pada 2027, dengan sekitar 5.000 sambungan rumah dipasang setelah pembangunan IPA rampung. Sementara perluasan layanan ke wilayah Pal 7 hingga Sungai Kakap direncanakan berlangsung secara bertahap pada 2028–2029, dengan dukungan pembangunan jaringan melalui APBN.
Harmawan menambahkan, proyek ini menggunakan skema kerja sama Build, Operate, and Transfer (BOT). Dalam skema tersebut, PT Rafa Karya Indonesia membangun sekaligus mengoperasikan instalasi dalam jangka waktu kontrak yang masih dibahas, sekitar 20 hingga 25 tahun, sebelum aset diserahkan kepada Perumdam Tirta Raya.
"Pembayaran kepada investor nantinya berbasis kinerja, yakni sesuai volume air curah yang diproduksi dan disalurkan kepada masyarakat," jelasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan