KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)– Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memastikan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan melakukan penataan menyeluruh terhadap kawasan Pelabuhan Rasau Jaya. Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan potensi kawasan sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).Bupati Sujiwo Siapkan Penataan Total Pelabuhan Rasau Jaya, Target Dongkrak PAD dan Hapus Pungli
Saat meninjau langsung kawasan pelabuhan, Sujiwo mengatakan pengelolaan Pelabuhan Rasau Jaya nantinya akan dipercayakan kepada Perumda Aneka Usaha melalui kerja sama resmi dengan pemerintah daerah.
"Kita akan tata secara menyeluruh. Pengelolaan rumah pasar, kios pedagang hingga pemungutan retribusi jasa pelabuhan akan dilakukan secara profesional oleh Perumda Aneka Usaha," kata Sujiwo.
Menurutnya, penerapan retribusi akan mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan membangun portal masuk dan keluar sebagai sarana pemungutan retribusi jasa pelabuhan.
Sujiwo menilai Pelabuhan Rasau Jaya memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Ramainya aktivitas masyarakat, kendaraan, hingga pedagang dinilai belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang baik sehingga potensi pendapatan daerah belum tergarap secara maksimal.
"Potensinya luar biasa, tetapi selama ini belum dikelola dengan baik. Padahal ini bisa menjadi sumber PAD yang nantinya dikembalikan lagi untuk membangun dan memperbaiki kawasan pelabuhan," ujarnya.
Ia menegaskan penataan akan dilakukan dalam waktu sesingkat mungkin dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan Perumda Aneka Usaha. Selain meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, penataan juga bertujuan menghilangkan praktik pungutan liar dan pemalakan yang selama ini dikeluhkan pengguna pelabuhan.
"Kami ingin kawasan ini tertata, nyaman, aman, tidak ada lagi pungli maupun pemalakan. Fasilitas negara harus dikelola secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegas Sujiwo.(Tim Liputan)
Editor : Aan