Bupati Sintang Fasilitasi Pertemuan Sopir, Pertamina, dan SPBU, Kelangkaan Solar Siap Diatasi Lewat Surat Edaran

Editor: Redaksi author photo

Bupati Sintang Fasilitasi Pertemuan Sopir, Pertamina, dan SPBU, Kelangkaan Solar Siap Diatasi Lewat Surat Edaran

KALBARNEWS.CO.ID
(
SINTANG) – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bergerak cepat merespons keluhan Forum Ikatan Sopir Sintang terkait sulitnya memperoleh solar bersubsidi di sejumlah SPBU. Pemerintah Kabupaten Sintang pun memfasilitasi pertemuan antara perwakilan sopir ekspedisi, Pertamina Patra Niaga, dan pengelola SPBU di Pendopo Bupati Sintang, Jumat (17/7/2026).

Pertemuan tersebut digelar untuk mencari solusi atas persoalan distribusi solar yang selama ini dikeluhkan para sopir angkutan barang.

Sekretaris Forum Ikatan Sopir Sintang, Komarudin, menyampaikan bahwa para sopir kerap kesulitan mendapatkan solar di SPBU. Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi yang bersifat permanen agar distribusi bahan bakar untuk kendaraan logistik berjalan lancar.

Menanggapi hal itu, Sales Branch Manager Kalbar II Fuel Pertamina Patra Niaga Sintang, Muhammad Bisma Abdillah, menjelaskan bahwa dari sisi kuota, stok solar untuk Kabupaten Sintang sebenarnya dalam kondisi aman.

"Kuota solar Kabupaten Sintang dari Januari hingga Juni 2026 mencapai 49.000 ton. Mulai 1 Juli 2026 bahkan ditambah 1.500 ton menjadi 51.000 ton. Seharusnya jumlah tersebut cukup, bahkan lebih. Artinya, kemungkinan ada persoalan pada penyaluran di tingkat SPBU kepada para sopir," jelas Bisma.

Mendengar penjelasan tersebut, Bupati Gregorius langsung memfasilitasi diskusi tertutup antara Forum Ikatan Sopir Sintang, Pertamina Patra Niaga, dan perwakilan SPBU di ruang kerjanya. Diskusi dipimpin oleh Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Santosa.

Setelah berlangsung sekitar 30 menit, ketiga pihak mencapai kesepakatan bersama.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, Abdul Syurfriadi, menjelaskan salah satu poin penting hasil pertemuan adalah usulan agar Bupati Sintang menerbitkan Surat Edaran kepada seluruh SPBU.

"Ketiga pihak sepakat agar Bupati mengeluarkan Surat Edaran yang menginstruksikan seluruh SPBU melaksanakan ketentuan yang berlaku. Jika aturan dijalankan dengan baik, solar akan mencukupi dan para sopir ekspedisi akan lebih mudah memperoleh BBM. Forum Ikatan Sopir Sintang juga akan menyerahkan daftar nama sopir kepada SPBU," ujarnya.

Menanggapi hasil kesepakatan tersebut, Bupati Gregorius menyatakan siap menerbitkan Surat Edaran sebagai pedoman bagi seluruh SPBU di Kabupaten Sintang.

"Surat Edaran tersebut tentu tidak akan bertentangan dengan peraturan yang berlaku. Yang terpenting, semua pihak harus bekerja sama, saling menjaga, dan saling memahami agar distribusi solar berjalan baik," tegas Gregorius.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sintang Santosa meminta seluruh pengelola SPBU memberikan pelayanan kepada sopir-sopir yang masuk dalam daftar Forum Ikatan Sopir Sintang.

"Jumlah mereka tidak banyak, sekitar 50 orang. Mereka inilah yang setiap hari mengangkut beras dan berbagai kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Sintang. Karena itu, mereka harus mendapat pelayanan yang baik," katanya.

Melalui kesepakatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap distribusi solar bersubsidi semakin tertib, kebutuhan para sopir ekspedisi terpenuhi, dan kelancaran distribusi logistik di Kabupaten Sintang tetap terjaga. (tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini