
Bangun Ekosistem Sawit Lestari, Solidaridad Raih Excellence Strategic Partnership 2026
KALBARNEWS.CO.ID (MEDAN) –
Solidaridad Indonesia meraih penghargaan Excellence Strategic Partnership
Ecosystem in Sustainable Oil Palm pada ajang Media Perkebunan Awards
(Medbun Awards) 2026, berkat komitmen membangun ekosistem sawit berkelanjutan
untuk meningkatkan produksi sawit dan kesejahteraan petani swadaya sawit selama
satu dekade terakhir. (10/7/2026).
Saat
ini, komoditas kelapa sawit nasional menghadapi sorotan tajam dari dunia
internasional, terutama terkait standar bebas deforestasi. Tantangan terbesar
dan pihak yang paling terdampak adalah petani swadaya di hulu rantai pasok.
Merujuk pada laporan Palm Oil Barometer 2025 yang dirilis Solidaridad,
jutaan petani ini sering kali kekurangan akses, modal, dan legalitas untuk
memenuhi standar keberlanjutan global.
Melalui
pendekatan ekosistem kemitraan, Solidaridad bertekad mewujudkan Lanskap
Berkelanjutan & Petani Sejahtera. Yaitu dengan memastikan bahwa
lanskap sawit dikelola secara berkelanjutan, sekaligus menjamin agar petani
swadaya mendapatkan manfaat nyata di pasar.
Untuk
merealisasikan hal tersebut, saat ini program kemitraan Solidaridad digerakkan
oleh 3 Pilar Dampak utama:
●
Penggunaan Lahan Lebih Baik: Pendampingan legalitas lahan dan praktik ramah
lingkungan
●
Pendapatan Lebih Tinggi: Meningkatkan produktivitas dan efisiensi agar
kesejahteraan ekonomi keluarga petani meningkat secara signifikan.
●
Pasar Inklusif: Menciptakan ekosistem rantai pasok di mana pasokan sawit mentah
(TBS) dari petani kecil dapat diterima secara adil dan terverifikasi oleh pasar
global.
Menyambut
pencapaian ini, Yeni Fitriyanti, Country Manager Solidaridad Indonesia,
mendedikasikan penghargaan tersebut kepada kerja keras para petani.
"Penghargaan
ini sejatinya milik para petani sawit mandiri. Tanpa kesejahteraan mereka,
keberlanjutan tidak akan pernah tercapai," tegas Yeni.
Ajang
Medbun Awards 2026 merupakan wujud kontribusi nyata dari Media Perkebunan
yang dikenal luas sebagai sumber inspirasi agribisnis dalam mendukung
pengembangan industri kelapa sawit nasional. Memasuki tahun ketiga
penyelenggaraannya, acara ini menjadi bukti konsistensi dan komitmen kuat Media
Perkebunan dalam mengawal transformasi industri sawit di Tanah Air. Media
Perkebunan terbukti tidak sekadar menjadi saluran informasi, melainkan secara
aktif menciptakan platform benchmarking dan pembelajaran untuk
mengapresiasi pelaku industri yang sukses menjadi pendorong lahirnya
praktik-praktik unggul.
Pengakuan
ini semakin mengukuhkan peran Solidaridad sebagai penghubung pemerintah, sektor
swasta, dan petani dalam satu ekosistem yang adil. Ke depan, Solidaridad akan
memperluas kolaborasi strategis, termasuk mendukung percepatan Rencana Aksi
Daerah (RAD) Kelapa Sawit Berkelanjutan, demi visi Sawit Pilar Indonesia
Emas 2045.
-selesai-
Tentang Solidaridad
Solidaridad
menjadi pelopor dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan, memperjuangkan
kepentingan petani, dan pekerja. Organisasi ini mendorong terciptanya rantai
pasok yang berkelanjutan dan inklusif, dengan fokus pada upaya mewujudkan
kemakmuran bagi semua, menerapkan prinsip inklusivitas, serta produksi
yang seimbang dengan daya dukung alam.
Solidaridad
adalah organisasi masyarakat sipil internasional dengan pengalaman lebih dari
55 tahun dalam mengembangkan solusi untuk membangun masyarakat yang lebih
tangguh dan rantai pasok yang lebih berkelanjutan. Solusi yang
diimplementasikan mendukung transisi ke ekonomi inklusif dengan basis mata
pencaharian berkelanjutan bagi semua, yang mencakup kondisi kerja yang layak,
kewirausahaan, dan produksi yang seimbang dengan alam.
Memahami
pentingnya pasar dalam mendorong perubahan positif bagi masyarakat dan
lingkungan, Solidaridad memandang kemitraan publik-swasta sebagai katalisator
utama untuk menguji inovasi, mempercepat transformasi dan meningkatkan dampak.
Melalui kemitraan strategis multi-pihak yang memungkinkan skala dan kecepatan
lebih besar, Solidaridad mendukung inisiatif daerah dalam memajukan dan
mensejahterakan petani swadaya menuju ekonomi yang inklusif, tangguh iklim, dan
berkelanjutan.