1.317 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar! Kubu Raya Tertinggi, Karhutla Makin Mengkhawatirkan
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 1.317 titik panas (hotspot) tersebar di wilayah Kalimantan Barat selama periode 25 Juli 2026 pukul 00.00 WIB hingga 23.00 WIB. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Kubu Raya menjadi daerah dengan hotspot terbanyak, yakni 437 titik.
Berdasarkan data BMKG, dari total hotspot di Kubu Raya terdapat 17 titik berstatus kepercayaan rendah, 380 titik kepercayaan menengah, dan 40 titik kepercayaan tinggi. Angka tersebut menjadikan Kubu Raya sebagai wilayah yang paling perlu diwaspadai terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Selain Kubu Raya, jumlah hotspot yang cukup tinggi juga terpantau di Ketapang sebanyak 216 titik, Sanggau 204 titik, Kayong Utara 162 titik, dan Landak 117 titik.
Secara keseluruhan, BMKG mencatat terdapat 41 hotspot berstatus kepercayaan rendah, 1.215 berstatus menengah, dan 61 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi, yang mengindikasikan potensi kuat adanya kebakaran di lokasi tersebut.
BMKG menjelaskan bahwa deteksi hotspot dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada satelit NOAA-20, S-NPP, Terra, dan Aqua. Hotspot merupakan indikasi adanya suhu permukaan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah sekitarnya dan menjadi salah satu acuan dalam pemantauan potensi kebakaran hutan maupun lahan.
Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api guna mencegah meluasnya kebakaran yang dapat memperburuk kualitas udara di Kalimantan Barat. (tim Liputan)
Editor : Aan