Panen Jagung Polres Sekadau Capai 31,79 Ton, Produktivitas Tembus 7 Ton Per Hektare

Editor: Redaksi author photo

 Panen Jagung Polres Sekadau Capai 31,79 Ton, Produktivitas Tembus 7 Ton Per Hektare
KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU) – Program ketahanan pangan yang dijalankan Kepolisian Resor (Polres) Sekadau bersama kelompok tani di sejumlah wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, menunjukkan hasil yang positif. Pada panen yang berlangsung awal Juni 2026, total produksi jagung mencapai 31,79 ton dari lahan seluas 4,5 hektare.


Data Polres Sekadau menunjukkan, panen yang dilaksanakan pada pekan pertama Juni 2026 tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan yang melibatkan kelompok tani di berbagai kecamatan.


Kecamatan Sekadau Hilir menjadi wilayah dengan kontribusi hasil panen terbesar, yakni 24,64 ton dari lahan seluas 3,5 hektare. Sementara itu, Kecamatan Nanga Mahap menghasilkan 7,16 ton dari lahan seluas 1 hektare.


Dengan total luas panen 4,5 hektare, produktivitas rata-rata jagung di wilayah tersebut mencapai 7,06 ton per hektare.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan di daerah.


“Polres Sekadau bersama jajaran Polsek terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani, mulai dari proses penanaman, perawatan hingga masa panen. Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Iwan, dalam keterangan tertulis.


Pada hari yang sama, personel Polres Sekadau bersama Polsek Sekadau Hilir turut mendampingi panen jagung di lahan produktif milik petani Joko Purnomo di Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir.


Dari lahan seluas 0,5 hektare tersebut, petani berhasil memanen sebanyak 4,5 ton jagung. Hasil itu dinilai menunjukkan produktivitas lahan yang cukup tinggi melalui pengelolaan pertanian yang optimal.


Menurut Iwan, hasil panen dari lokasi tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke Perum Bulog Kantor Cabang Sanggau untuk mendukung ketersediaan stok pangan di Kalimantan Barat.


“Penyaluran hasil panen ke Bulog merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan mendukung ketersediaan pangan di wilayah Kalimantan Barat,” ujarnya.


Secara kumulatif hingga Juni 2026, luas lahan panen jagung yang tercatat dalam program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Sekadau mencapai 235,25 hektare dengan total produksi sebesar 334,75 ton.


Data tersebut mencerminkan kontribusi berkelanjutan kelompok tani yang mendapatkan pendampingan dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Sekadau.


Polres Sekadau berharap kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani dapat terus diperkuat guna meningkatkan produktivitas pertanian, menambah nilai ekonomi bagi petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.(Al)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini