BMKG Deteksi 109 Titik Panas di Kalbar, Ketapang dan Sanggau Tertinggi

Editor: Redaksi author photo

 BMKG Deteksi 109 Titik Panas di Kalbar, Ketapang dan Sanggau Tertinggi

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANA
K) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mendeteksi sebanyak 109 titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan Barat selama periode pengamatan 5 Juni 2026 pukul 00.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Berdasarkan data BMKG, Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 25 titik, terdiri dari 19 titik tingkat kepercayaan menengah dan 6 titik tingkat kepercayaan tinggi.

Posisi kedua ditempati Kabupaten Sanggau dengan 16 titik panas, terdiri dari 12 titik kategori menengah dan 3 titik kategori tinggi serta 1 titik kategori rendah.

Sementara itu, Kabupaten Sintang mencatat 15 titik panas, disusul Kapuas Hulu sebanyak 13 titik, serta Mempawah dan Sekadau masing-masing 10 titik panas.

Wilayah lainnya yang terdeteksi memiliki titik panas antara lain:

  • Kubu Raya: 8 titik
  • Landak: 4 titik
  • Bengkayang: 3 titik
  • Kayong Utara: 3 titik
  • Melawi: 1 titik
  • Kota Singkawang: 1 titik

Sedangkan Kabupaten Sambas dan Kota Pontianak tidak terdeteksi adanya titik panas selama periode pengamatan tersebut.

Dari total 109 titik panas yang terpantau, sebanyak 18 titik masuk kategori tingkat kepercayaan tinggi, 89 titik kategori menengah, dan 2 titik kategori rendah. Titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi menjadi perhatian khusus karena memiliki peluang lebih besar terkait aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BMKG menjelaskan bahwa hotspot merupakan indikator suhu permukaan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah sekitarnya dan digunakan sebagai salah satu parameter awal dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan melalui satelit.

Dengan meningkatnya jumlah titik panas di sejumlah wilayah, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran guna mencegah meluasnya karhutla. (tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini