KALBARNEWS.CO.ID (KAPAUS HULU) - Aula Polres Kapuas Hulu mendadak penuh haru dan tawa, Jumat sore. Bukan karena apel atau gelar pasukan, tapi karena tiga momen kekeluargaan digelar sekaligus pelepasan purna tugas AKP Poengut Puji Harsana, perayaan ulang tahun personel kelahiran April, dan pemberian tali asih untuk anggota yang sedang berduka.Hangat Penuh Makna Polres Kapuas Hulu Lepas Purna Tugas AKP Poengut Puji Harsana
Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Aprianto Uda, S.I.K., M.H. didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kapuas Hulu.
Hadir para pejabat utama, perwira, bintara, ASN, hingga pengurus Bhayangkari. Suasana khidmat bercampur hangat, jadi bukti Polres Kapuas Hulu bukan sekadar institusi, tapi rumah kedua.
Momen utama tertuju pada AKP Poengut Puji Harsana. Perwira yang mengakhiri masa dinasnya di Polri itu dilepas dengan penuh hormat.
AKBP Roberto Aprianto Uda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian panjang AKP Poengut, khususnya selama bertugas di Polres Kapuas Hulu.
“Purna tugas bukan akhir pengabdian, tapi momen penghormatan atas perjalanan panjang mengabdi pada bangsa dan negara, Terima kasih atas tinta emas yang Bapak torehkan di Polres Kapuas Hulu. Selamat memasuki masa purnabakti bersama keluarga,” ucap Kapolres.
AKP Poengut tampak berkaca-kaca menerima cinderamata dan kalungan bunga. Puluhan tahun seragam cokelat melekat, kini saatnya kembali ke tengah keluarga. Rekan-rekan satu angkatan bergantian salami, foto bersama, dan selipkan doa.
Usai pelepasan, suasana berubah ceria. Personel yang berulang tahun pada bulan April dipanggil satu per satu ke depan. Kue ulang tahun dibawa masuk, lilin menyala, dan lagu “Selamat Ulang Tahun” dari Jamrud bergema di aula.
Kapolres dan Ketua Bhayangkari memotong kue pertama, lalu menyuapkan ke personel tertua yang ultah. Gelak tawa pecah. Momen sederhana, tapi jadi bukti perhatian pimpinan pada anggotanya.
“Polisi juga manusia. Di balik tugas berat, ada keluarga besar yang saling menguatkan,” bisik salah satu personel.
Tak lupa, Polres Kapuas Hulu menunjukkan sisi empatinya. Kapolres bersama Ketua Bhayangkari menyerahkan tali asih kepada personel yang tengah berduka karena kehilangan anggota keluarga.
Amplop dan pelukan diberikan. Tak banyak kata, tapi cukup menguatkan. bentuk solidaritas. Saat salah satu dari kita berduka, semua ikut merasa. Keluarga besar Polres Kapuas Hulu tidak akan membiarkan anggotanya jalan sendiri,” tegas AKBP Roberto.
Tiga agenda dalam satu aula melepas yang purnatugas, merayakan yang berulang tahun, menguatkan yang berduka. Semua dirangkum dalam satu kata kekeluargaan.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Nasi tumpeng dan kue dipotong, obrolan santai mengalir. Pangkat dan jabatan seolah luruh. Yang tersisa hanya cerita, canda, dan ikatan batin sesama Korps Bhayangkara.
Dari Aula Polres Kapuas Hulu, pesan itu jelas institusi kuat karena personelnya solid. Dan solid itu dibangun dari hal kecil, saling menghargai, saling merayakan, saling menguatkan.(Dulhadi)
Editor : Aan